Ustadz Ma'mur Hasanuddin
Hari ini kita kehilangan seorang dai, qiyadah dakwah dan rijalul ummah. Ustadz Ma’mur Hasanuddin. Beliau adalah Ketua Wilayah Dakwah Banten dan Jawa Barat (Wilda Banjabar) DPP PKS.

Lahir di Tasikmalaya, 19 Desember 1959, Ma’mur tumbuh menjadi seorang aktifis dakwah. Ia menempuh S1 di Universitas Imam Ibnu Su’ud, Arab Saudi. Setelah menyelesaikan jurusan Ushuluddin tersebut, Ma’mur melanjutkan S2 bidang dakwah di Rabithah Alam Islami. Begitu selesai S2, ia langsung mendapatkan amanah sebagai Direktur World Assembly of Moslem Youth (WAMY) untuk Indonesia periode 1992-1994.

Ketika Partai Keadilan didirikan pada tahun 1998, Ma’mur segera terlibat dalam partai dakwah itu hingga bermetamorfosis menjadi PKS seperti saat ini. Selain mendapatkan amanah sebagai Ketua Wilda, Ma’mur dipercaya oleh publik menjadi wakil rakyat periode 2009-2014 dan terpilih lagi pada 2014 hingga tutup usia pagi tadi.

Sebelum wafat, setidaknya ada tiga permintaan almarhum yang agaknya merupakan firasat perpisahan. Sang istri mengatakan, sejak masuk rumah sakit, Ustadz Ma’mur minta disiapkan kain kafan. Sehari sebelum pulang dari rumah sakit ia minta disiapkan kuburan. Dan setengah jam sebelum tutup usia, ia berkata dengan lantang seperti prajurit menjawab pertanyaan seorang komandan. “Ya, saya sudah siap.”

Mendengar pernyataan siap itu, sang istri heran. “Mengapa abi tiba-tiba bilang begitu?” Ternyata setengah jam kemudian suaminya sudah kembali ke haribaan Ilahi.

Ketika menyampaikan sambutan saat melepas jenazah almarhum, Presiden PKS Anis Matta mengungkapkan betapa besar perjuangan Ustadz Ma’mur dalam berdakwah. Amanah demi amanah ditunaikannya meskipun kondisinya sedang sakit. Ikhwah lain menyampaikan, sebagai aleg Ustadz Ma’mur sangat getol memperjuangan nasib petani dan rakyat miskin. Dan kini... ia tutup usia dengan senyum dan wajah bahagia. Semoga husnul khatimah dan dimasukkan Allah ke dalam surgaNya. [Tarbiyah]




Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar