Sejak Arab Saudi dipimpin oleh Raja Salman, banyak perubahan di negara yang melayani dua tanah suci itu. Arab Saudi yang sebelumnya dekat dengan Barat dan jauh dari gerakan-gerakan Islam, kini mengambil sejumlah langkah berbeda.




Di zaman Raja Abdullah, Arab Saudi tampak memusuhi Ikhwanul Muslimin dan Hamas dengan permusuhan yang kentara. Namun begitu Raja Salman dilantik menjadi pemimpin Arab Saudi menggantikan almarhum Raja Abdullah, Arab Saudi langsung berkomunikasi dengan gerakan Islam itu. Tak lama kemudian, Arab Saudi juga mampu membangun konsolidasi negara-negara Teluk dan memimpin koalisi tersebut untuk menyerang pemberontak Syiah Houthi di Yaman.

Kedekatan Arab Saudi dengan Hamas semakin terasa pada pekan ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Arab Saudi, TV nasional Arab Saudi akan menyiarkan langsung khutbah Jumat pemimpin Hamas Ismail Haniyah langsung dari salah satu masjid di Gaza.

“Pemimpin Hamas di Gaza Ismail Haniyah, akan berkhutbah besuk (hari ini, red),” tulis Abdullah Adh Dhahiri dalam akun twitternya, @abdullahaldahri. Twit pengumuman itu juga disertai foto bahwa khutbah tersebut akan disiarkan oleh TV nasional Arab Saudi.

Apakah siaran khutbah Ismail Haniyah itu akan berjalan lancar tanpa kendala dari pihak-pihak yang tidak menginginkan kedekatan Arab Saudi – Hamas? Kita bisa menyaksikannya beberapa jam lagi. Semoga dimudahkan Allah dan menjadi awal persatuan umat Islam dalam menghadapi bahaya Syiah dan kaum kafirin yang tak pernah berhenti menyakiti umat Islam. [Ibnu K/Tarbiyah]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar