Islam mengajarkan para muslimah untuk berjilbab (baca: menutup aurat). Di antara tujuannya, agar wanita tetap mulia, tidak menggoda dan tidak digoda pria yang bukan mahramnya.

Benarkah tujuan itu bisa tercapai dengan menutup aurat? Sebuah eksperiman dilakukan oleh seorang wanita Amerika Serikat (AS). Dibantu teman yang membawa kamera tersembunyi, ia berjalan beberapa jam dengan mengenakan pakaian seksi. Hasilnya, puluhan kali ia digoda oleh laki-laki. Mulai dari sekedar komentar ringan, menggoda, hingga pelecehan. Ada pula pemuda yang mengikutinya hingga beberapa waktu, mencoba mendekati dan merayunya.




Selesai melakukan eksperimen sesi pertama, tibalah ia melakukan eksperiman berikutnya. Wanita itu memakai gamis hitam lengkap dengan jilbabnya. Ia kemudian berjalan beberapa jam. Bagaimana hasilnya? Ternyata para pemuda, para laki-laki membiarkannya begitu saja. Mereka tidak menggodanya. Tidak mengomentarinya dengan kata-kata bernada pelecehan. Bahkan cuitan pun tidak. Ia merasa aman dari godaan dan rayuan pria hidung belang. Yang dirasakan adalah rasa hormat dan kemuliaan.

Masya Allah… demikianlah kemuliaan syariat menutup aurat yang diajarkan Islam. Ternyata terbukti menutup aurat membuat wanita dihormati dan dimuliakan. Bahkan meskipun di negara Barat yang dikenal bebas. Para pria yang suka menggoda pun berpikir dua kali jika melihat wanita menutup aurat. Mereka memiliki standar berbeda dalam melihat wanita yang mengumbar aurat dengan wanita yang menjaga kesuciannya. Bagaimana dengan Anda?

Berikut ini videonya:





Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar