Muslim yang satu dengan muslim yang lain laksana satu tubuh. Jika satu terluka, yang lain pun merasakannya. Itulah yang dialami oleh istri Erdogan dan para pemimpin Turki.

Jika banyak negara lain menolak menolong pengungsi Rohingya, tidak demikian dengan Turki. Mereka menyambut hangat para pengungsi Turki laksana saudara yang terpisah lama. Bahkan Turki bersedia mengawal dan menjemput para pengungsi Rohingya.




Perdana Menteri Ahmed Davutoglu mengatakan pada Selasa (19/5/2015) lalu, Turki berupaya melakukan yang terbaik untuk membantu Muslim Rohingya yang saat ini berada di lautan lepas. Turki telah mengerahkan bantuan kapal Angkatan Bersenjata menuju lepas pantai Thailand dan Malaysia, demi mengawal para pengungsi Rohingya dan menjaga keselamatan mereka.

Pada tahun 2012 lalu, Turki mengirimkan delegasi untuk ke Arakan, Myanmar, guna bertemu dengan para pengungsi Rohingya. Istri Recep Tayyip Erdogan termasuk salah satu delegasi tersebut. Begitu melihat kondisi pengungsi Rohingya yang menggambarkan betapa menderitanya para muslimah dan anak-anak itu, Emine Erdogan tak kuasa menitikkan air mata. Cukup lama Emine menangis haru, terlebih ketika memeluk muslimah dan anak-anak Rohingya.

Selain melihat kondisi langsung pengungsu Rohingya, delegasi Turki juga mengirimkan bantuan kemanusiaan dari negeri yang dipimpin Erdogan itu.

Berikut ini video istri Erdogan menangis haru saat bertemu pengungsi Rohingya:





Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar