Soal penyebab teror di Tolikara Papua, Presiden Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Dorman Wandikmbo punya pernyataan tersendiri. Dorman menyalahkan TNI/Polri sebagai penyebab terjadinya kerusuhan tersebut.

Menurutnya, jemaat GIDI marah karena perlakuan aparat keamanan yang berjaga di sekitar lokasi. Jemaat tidak mengamuk karena ibadah umat Islam atau speaker, namun karena aparat bertindak keras dengan tidak memberikan ruang demokrasi untuk berdiskusi menyusul aksi protes jemaat GIDI yang telah mengeluarkan aturan untuk tidak menggunakan pengeras suara.




"Jadi amukan dan kemarahan masyarakat bukan disebabkan oleh aktivitas ibadah umat muslim, tapi lebih karena tindakan dan perlakukan biadab aparat TNI/Polri, yang tidak membukan ruang demokrasi atau untuk mendiskusikan hal-hal yang baik bagi keberlangsungan ibadah kedua belah pihak," kata Dorman seperti dikutip Republika, Senin (20/7/2015).

Berbeda dengan pernyataan Presiden GIDI, berita-berita yang beredar menyebutkan aparat keamanan mengeluarkan tembakan peringatan karena jemaat GIDI merangsek menyerbu jamaah shalat Idul Fitri. Akibat massa tak bisa dihalau, akhirnya sejumlah orang tertembak.

“Aparat keamanan sempat memberikan tembakan peringatan untuk menghalau warga yang menyerang jamaah Salat Id, di Karubaga, Tolikara, Papua pada Jumat lalu. Namun 1 warga sipil meninggal dunia, 2 luka berat dan 8 luka ringan akibat letupan senapan tersebut,” tulis Detik.

“Tiga orang pelaku penyerangan warga yang tengah salat Idul Fitri di Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua terluka tembak. Petugas terpaksa melumpuhkan mereka karena tak mengindahkan peringatan petugas,” tulis CNN Indonesia.

“Sebenarnya, kata Patrige, di lokasi musala sudah ada anggota Polisi dan TNI yang berjaga untuk pengamanan Salat Id. Namun massa tetap menyerang sehingga ada tindakan dari aparat,” tulis Merdeka. [Siyasa/Tarbiyah.net]

Keterangan foto:
Puing-puing Masjid Baitul Muttaqin setelah dibakar (Republika.co.id)




Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar