Artis sinetron Teuku Wisnu mengungkapkan, dirinya pernah memiliki prinsip bahwa sumber kebahagiaan adalah uang. Atas prinsip itulah, ia kemudian mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya.

Setelah memperoleh banyak uang, apakah kebahagiaan itu didapatkan? Ternyata tidak. Teuku Wisnu justru merasakan kegersangan dalam hidup. Uang dan kekayaan tidak mampu mendatangkan kebahagiaan.




“Dahulu saya memiliki prinsip bahwa sumber kebahagiaan adalah uang, saya kumpulin uang sebanyak-banyaknya, dan ternyata yang saya rasakan kosong, hampa ga ada apa-apa,” ujar Teuku Wisnu seperti dikutip Islamedia.

Kegersangan dan kehampaan itulah yang kemudian menjadi alasan utama Teuku Wisnu bertaubat dan berhijrah secara total. Ia tidak ingin mati dalam keadaan bemaksiat kepada Allah.

Taubat, diakui Teuku Wisnu, bukanlah proses yang mudah. Ia mengungkapkan, dirinya pernah bertaubat, namun kemudian kembali bermaksiat. Hingga akhirnya ia bertekad untuk benar-benar bertaubat dengan meninggalkan segala kebiasaan buruk dan meninggalkan pergaulanya yang penuh kemaksiatan. Ia pun mengubah tampilan dan gaya berpakaiannya. Kini janggutnya lebat dan lebih religius. Ia juga menjaga pergaulan dan menolak bersalaman dengan wanita non mahram.

Ketika ditanya dalam wawancara Khasanah Trans7 apakah tidak takut kehilangan kekayaan, Wisnu menjawab dengan opimis sembari tersenyum: “Alhamdulillah janji Allah benar, ketika kita meninggalkan sesuatu karena ketaatan kepada Allah maka Allah akan memberikan rizqi dari arah yang tak disangka-sangka“.

Masya Allah… [Ibnu K/Tarbiyah.net]

Keterangan foto:
Teuku Wisnu (Kapanlagi.com)





Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar