Kafe ini bukan kafe biasa. The Aqsa Foundation for Endowment and Heritage mengajak dunia Islam untuk memprotes agar kafe Israel ini dibongkar. Pasalnya, kafe ini dibangun di atas makam Sahabat Nabi.

Landwer Cafe's Independence Garden, nama kafe ini. Ia berdiri di atas permakam Muslim yang telah berusia 1.400 tahun di Al Quds.




Menurut The Aqsa Foundation for Endowment and Heritage, pembangun kafe itu merupakan bagian dari rencana Israel yang bertujuan untuk menghancurkan sejarah Islam di Al Quds.

The Aqsa Foundation meminta negara-negara Islam dan Arab serta rakyat Palestina untuk bersama-sama menghadapi penodaan Islam ini. Dilansir sejumlah media setempat, termasuk surat kabar Hareetz, permakaman juga dihuni oleh makam sejumlah para Sahabat dan banyak ilmuwan Islam, yang telah dikuburkan lebih dari 1.400 tahun lalu.

Sementara itu, pemilik restoran mengatakan, ia tidak tahu ada kuburan di bawah kafe. Ia juga menolak berkomentar lebih jauh.

"Bukan hanya hilangnya permakaman yang membuat Palestina marah. Menjual alkohol di kafe juga merupakan pelanggaran berat terhadap kesucian situs Islam," kata Elias Karram melaporkan dari Al Quds, Rabu (5/8/2015).

Kafe ini hanya salah satu bagian dari rencana besar yang mencakup pembangunan 192 unit rumah, hotel dengan 480 kamar, dan sejumlah bangunan lain.

"Semua proyek ini sedang dibangun di atas pemakaman muslim. Di semua agama dan konvensi internasional, pemakaman harus dilindungi," kata Amir Khatib, kepala The Aqsa Foundation, seperti dikutip Yahoo dari Aljazeera. [Ibnu K/Tarbiyah.net]




Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar