Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sebuah insiden kerusuhan meletus di Blok Cepu, Bojonegoro, Jawa Timur. Sedikitnya tiga kantor rusak dan enam mobil terbakar akibat kerusuhan itu.

Kerusuhan meletus saat ribuan tenaga kerja proyek minyak Blok Cepu, akan keluar dari lokasi proyek untuk makan siang. Tapi, mereka harus antre karena hanya ada dua pintu keluar, padahal biasanya ada lima pintu.




Karena lama menunggu, karyawan yang berusaha keluar berdesak-desakan dan bersitegang dengan petugas keamanan. Sebagian karyawan akhirnya marah dan mengamuk.

Seperti dirilis Okezone, berdasarkan data yang di peroleh di lapangan, sedikitnya dua kantor milik perusahaan PT Tripatra selaku kontraktor, serta kantor milik PT Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) selaku operator proyek di lapangan, dan enam mobil perusahaan dibakar oleh para karyawan.

Paska kerusuhan, Bupati Bojonegoro Suyoto mendatangi lokasi kejadian. Ia menemui para karyawan guna mengetahui sebab terjadinya kerusuhan. Suyoto juga akan mengundang ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan PT Tripatra untuk menyelesaikan permasalahan, agar kondisi di lokasi proyek minyak Blok Cepu bisa berjalan normal.

Puluhan anggota kepolisian setempat juga langsung disiagakan di lokasi untuk berjaga-jaga agar tidak ada kerusuhan lanjutan.

Kapolres Bojonegoro KBP Hendri Fiuser mengatakan kerusuhan sudah bisa dikendalikan.

"Karyawan yang bertindak anarkis sudah bisa dikendalikan. Mereka bertindak anarkis disebabkan marah tidak bisa keluar dari lokasi tempat bekerja untuk makan siang," terangya, Sabtu (1/8/2015) seperti dikutip Antara. [Siyasa/Tarbiyah.net]

Keterangan foto:
ilustrasi mobil dibakar (Viva.co.id)





Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar