Banyak orang yang menonton tayangan kompetisi memasak “Master Chef” merasa acara itu biasa-biasa saja alias tak ada salahnya. Namun, tidak demikian dengan Majelis Seni Kaligrafi Islam ALIF Salatiga. Mereka menemukan pelecehan lafazh Allah dalam acara tersebut.

Majelis Seni Kaligrafi Islam ALIF Salatiga mengatakan dalam rilisnya, jika dibalik, logo Master Chef membentuk lafaz Lillah atau Allah. Pemasangan logo di lantai membuat lafazh “Lillah” terlihat jelas dari belakang juri.




“Pada penayangan logo tersebut dipasang di lantai juri utamanya. Yang jika dishooting kamera akan terlihat terbalik dan membentuk kalimat lillah (karena Allah) atau juga kalimat Allah,” tulis Abdul Gani dari Majelis Seni Kaligrafi Islam ALIF Salatiga seperti dikutip Hidayatullah, Senin (3/8/2015).

Pihaknya meminta pihak RCTI mengklarifikasi tentang logo tersebut, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak. Majelis Seni Kaligrafi Islam ALIF Salatiga, lanjut Abdul Ghani, tidak mempermasalahkan penggunaan logo yang merupakan hak produser Master Chef tersebut. Tetapi menggugat peletakan logo tersebut di lantai panggung utama yang terkesan menginjak-injak lafazh.

“Mari dukung gerakan gugat pelecehan lafadz Lillah/Allah di lantai panggung Master Chef di RCTI,” tegasnya. [Siyasa/Tarbiyah.net]




Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar