Keputusan pemerintah Jokowi menerima dan memberikan visa kepada atlet Israel, Misha Zilberman, dikritik sejumlah pihak. Mulai dari tokoh masyarakat hingga netizen di media sosial.

“Tahun 1962 Bung Karno mengusir delegasi atlet dari Israel saat berlangsungnya Asian Games di Jakarta. Tahun 2015 Bung Jokowi menerima dan bahkan memberikan visa kepada atlet Israel yang akan bertanding dalam kejuaraan dunia bulutangkis,” tulis Abuhafidz Rindro melalui akun Facebook pribadinya.




“Entah apa alasan rezim Jokowi memberikan visa dan menerima atlet-atlet israhell tersebut, tapi yang pasti Bung Karno punya satu alasan yang jelas, bahwa selama israhell masih menjajah tanah Palestina, maka selama itu pula israel tidak pantas menginjak bumi Indonesia!!”

Seperti diketahui, Indonesia memberikan visa kepada atlet bulu tangkis Israel untuk bisa datang dan bertanding dalam kejuaraan dunia di Jakarta. Menurut Komite Olimpiade Israel atau OCI menyatakan, Misha Zilberman telah diberi izin masuk ke Indonesia setelah berulang kali visanya ditolak hanya karena dia orang Israel.

Zilberman telah menunggu di Singapura selama dua minggu setelah memohon visa enam bulan lalu. Zilberman akhirnya bisa terbang dari Singapura ke Jakarta pada Senin (10/8/2015) bersama ibunya, yang juga pemain bulu tangkis, serta CEO Federasi Bulu Tangkis Dunia. Zilberman pun akhirnya bermain namun tumbang pada penampilan pertama.

Pemberian visa kepada Zilberman juga dikritik oleh anggota DPR dan sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA). [Siyasa/Tarbiyah.net]




Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar