Sedikitnya 310 jamaah haji meninggal dunia dan 400 lebih jamaah haji yang terluka dalam tragedi Mina, Kamis (24/9/2015). Apa penyebabnya?

Pemerintah Arab Saudi belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab tragedi tersebut. Namun menurut Aljazeera, tragedi Mina bermula ketika jamaah haji berdesak-desakan ketika melempar jumrah. Berdesak-desakan di cuaca yang sangat panas membuat sebagian jamaah haji tidak dan terjatuh lalu terinjak oleh jamaah haji lainnya.




Lelah bercampur kepanasan membuat banyak jamaah haji tak bisa menghindar saat dirinya menginjak jamaah haji yang terjatuh. Akibatnya, mereka yang sudah jatuh karena tidak kuat kondisinya semakin memprihatinkan. Sebagian mengalami luka-luka dan sebagian lainnya akhirnya meninggal dunia. Ada pula jamaah haji yang kemudian terjatuh setelah ia menabrak jamaah haji lainnya yang lebih dulu terjatuh.

Jamaah haji yang panik karena kerumunan yang tidak kondusif dan berdesakan mencoba untuk keluar dari area tersebut, namun justru menambah jumlah orang yang terjatuh.

Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi melalui akun twitter resminya @KSA_998 melaporkan, jumlah jamaah haji yang meninggal akibat tragedi Mina telah mencapai 310 orang. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. (Baca: Innalillah, 310 Jamaah Haji Meninggal dalam Tragedi Mina)

Hingga kini pemerintah Arab Saudi terus melakukan operasi penyelamatan. Korban yang masih selamat segera dilarikan ke rumah sakit.

“Operasi penyelamatan terus dilakukan. Jumlah korban bertambah menjadi 310 orang dari berbagai kebangsaan,” demikian pernyataan Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi.

Tragedi Mina paling mematikan pernah terjadi seperempat abad yang lalu, tepatnya pada tahun 1990. Saat itu, 1.426 jiwa meninggal dunia di terowongan Haratul Lisan, Mina. [Ibnu K/Tarbiyah.net]








Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar