Salah seorang jamaah haji asal Sudan yang menjadi korban jatuhnya crane membuat banyak orang terkagum-kagum. Meskipun terluka dan berhak menerima santunan 500.000 riyal (sekitar Rp 1,9 miliar), ia menolak santunan dari Kerajaan Arab Saudi tersebut.

Ia ikhlas menerima musibah itu sebagai takdir dari Allah dan ia hanya berharap ridha Allah dengan musibah tersebut.

“Aku datang ke sini karena Allah, musibah itu datang atas kehendak Allah, biarlah santunanku dari Allah,” kata pria tersebut seperti dikutip Akhbaru Saudiyah, baru-baru ini.




Saat berita ini diturunkan, kabar di akun Twitter Akhbaru Saudiyah tersebut telah di-retwit oleh 2.333 kali dan difavoritkan 642 pengguna Twitter.

Sedangkan di Facebook KSABC, kabar tersebut di-like 140 ribu pengguna Facebook dan dibagikan 4.154 pengguna Facebook.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arab Saudi akan memberikan santunan masing-masing sebesar 1 juta Riyal (sekitar Rp 3,8 miliar) kepada keluarga korban meninggal. Untuk korban yang mengalami cacat atau luka parah, Arab Saudi juga memberikan santunan masing-masing sebesar 1 juta Riyal. Sedangkan untuk korban yang mengalami luka ringan, Arab Saudi akan memberikan santunan masing-masing 500 ribu Riyal.

Selain itu, Arab Saudi juga mengundang keluarga korban yang meninggal untuk menunaikan ibadah haji pada tahun depan, masing-masing dua orang. (Baca: Raja Arab Saudi Undang Keluarga Korban Crane Naik Haji Tahun Depan) [Ibnu K/Tarbiyah.net]









Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar