Tarbiyah.net - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mencium ada gelagat aneh dalam pengunduran diri Dirut PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin yang hampir bersamaan dengan mundurnya James Moffet dan kunjungan dubes AS beberapa waktu lalu ke Papua.

Karenanya, Fahri Hamzah kembali meminta agar Freeport diaudit.

''Kemunduran Maroef itu, menurut saya, menunjukkan betapa pentingnya kita melakukan investigasi apa yang sebetulnya terjadi terhadap Freeport,'' kata Fahri seusai menghadiri HUT ke-69 BPK di kantor BPK, Jakarta, Selasa (19/1/2016) seperti dikutip Republika.





Fahri mencurigai ada permainan tingkat tinggi yang mungkin masyarakat tidak mengerti. Investigasi bisa mengungkap apa yang terjadi di Freeport. Politisi PKS itu pun meminta meminta investigasi dari BPK agar menunjukkan laporan total berapa yang dieskploitasi, keuntungan Freeport, berapa keuntungan yang didapat negara dan siapa saja yang memegang saham Freeport, apakah ada orang Indonesia yang memiliki saham perusahaan asal Amerika itu.

“Karenanya, saya terus mendorong kepada pimpinan partai politik untuk disetujui (pansus), mudah-mudahan masuk usulan di masa sidang ini. Supaya bisa bekerja, untuk mengecek apa yang terjadi di belakang semua ini,” tegas Fahri. [Siyasa/Tarbiyah]









Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar