Tarbiyah.net - Spanduk dan baliho HUT ke-43 PDIP menjadi perbincangan di media sosial. Pasalnya, logo angka 4 pada HUT ke-43 mirip dengan palu arit yang disatukan. Logo tersebut juga disinyalir menimbulkan keresahan masyarakat.

Dalam rangka mengantisipasi meluasnya keresahan masyarakat, pihak berwenang akhirnya mencopot puluhan spanduk dan baliho tersebut.

Di Kota Magelang, Satpol PP telah mencopot tujuh spanduk HUT ke-43 PDIP yang tersebar di sejumlah titik. Kepala Satpol PP Kota Magelang Retno Rini S menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Kesbangpol dan Linmas. DPC PDIP Kota Magelang selaku pemasang juga tidak keberatan dengan pencopotan spanduk-spanduk tersebut.
Menurut Retno, logo 43 pada spanduk tersebut memang mirip palu arit. Hal itu sensitif di masyarakat karena mengingatkan tragedi nasional tahun 1965 silam.

"Unsur gambar palu dan arit sangat kuat. Ini sangat sensitif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, maka kami copot," kata Retno, Senin (25/1/2016) malam, seperti dikutip Kompas.
Di Kota Tasikmalaya, tiga baliho HUT ke-43 PDIP juga mengalami nasib sama. Baliho-baliho itu akan diturunkan karena logonya yang mirip dengan palu arit.

"Semuanya ada tiga baliho dan akan kami turunkan. Khawatir dijadikan sebagai isu Politik menghadapi pilwalkot 2017 mendatang," kata Komisi 1 DPRD Kota Tasikmalaya, Dodo Rosada seperti dikutip Metrotvnews, Senin (25/1/2016). [Siyasa/Tarbiyah.net]









Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar