Jokowi (Bisnis.com)
Adanya dana dari UNDP (United Nations Development Programme) senilai Rp 107,8 miliar untuk pengembangan program LGBT di Indonesia mendapat tanggapan serius dari DPR RI.

Anggota Komisi VIII Bowo Sigit Prabowo menilai, pemerintahan Jokowi tidak peka terhadap kondisi sosial bangsa Indonesia. Semestinya, menurut politisi Partai Golkar itu, pemerintah bisa memfilter bantuan-bantuan dari internasional.

"Dan pemerintahan Jokowi ini, boleh saya katakan, tak peka terhadap kondisi sosial bangsa kita," kata Bowo seperti dikutip Republika, Ahad (14/2/2016).

Bowo menambahkan, seharusnya pemerintah Jokowi menolak dana untuk pengembangan LGBT tersebut. Pasalnya, tidak ada satupun agama yang membenarkan LGBT di Indonesia.

Secara sosial, LGBT juga bertentangan dengan budaya Indonesia.

Lebih jauh ia menilai, jika dana UNDP itu bisa mengalir ke Indonesia berarti pemerintahan Jokowi sangat lalai dan menyepelekan tentang budaya bangsa. [Siyasa/Tarbiyah]








Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar