Menteri ESDM Sudirman Said (Jitunews.com)
Tarbiyah.net - Ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) mengalami peningkatan, baru-baru ini. Selain Panasonic dan Toshiba yang hengkang dari Indonesia hingga mengakibatkan 2.500 pekerja dirumahkan, Chevron juga dikabarkan akan melakukan PHK terhadap 1.700 karyawannya.

Kabar rencana PT Chevron Pacific Indonesia melakukan PHK kini dikonfirmasi oleh pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said menyatakan pihaknya masih mencari informasi terkait rencana PHK tersebut.

Menurut Sudirman, salah satu penyebab Chevron melakukan PHK tersebut adalah makin anjolknya harga minyak dunia di pasar global yang terjadi sejak tahun 2015 lalu.

Sudirman menyatakan pemerintah akan berusaha mencarikan solusi atas masalah yang dirasakan dis seluruh dunia itu. Namun, jika Chevron benar-benar melakukan PHK, pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa.

"Itu keputusan korporasi, kami (Pemerintah) tidak bisa dong campurin keputusan korporasi. Yang bisa kita lakukan adalah mengatasi dampak sosial yang akan ditimbulkan dan aspek sosial lainnya," kata Sudirman seperti dikutip Jitunews.

Selain Panasonic, Toshiba dan Chevron, tercatat masih ada 10 perusahaan lainnya yang dikabarkan akan melakukan PHK. Mereka adalah Pertamina, PT Shamoin, PT Starlink, PT Jaba Garmindo, PT Ford Indonesia, PT Yamaha, PT Astra Honda Motor, PT ASA Elektronik, PT Shinkei, dan PT Hino. (Baca: Ini Daftar Perusahaan yang Berencana PHK Ribuan Buruh) [Siyasa/Tarbiyah]








Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar