Menteri Hanif sidak pekerja ilegal asal China (Merdeka.com)
Tenaga kerja China di Indonesia terus menjadi sorotan. Selain jumlahnya yang terus bertambah, ternyata mereka membawa segudang masalah. Di antaranya ditemukan oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri saat menggelar sidak ke PT Merge Mining Industry di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Tidak bisa berbahasa Indonesia, bahkan tak bisa bahasa Inggris


Salah satu hal mengejukan yang ditemukan Hanif saat sidak adalah, ternyata para pekerja asal China itu tidak bisa berbahasa Indonesia. Bahkan rata-rata mereka juga tidak bisa berbahasa Inggris.

“Do you speak Bahasa?" tanya Hanif seperti dikutip Merdeka.

Para pekerja itu hanya menggeleng. Sebagian menjawab dalam bahasa Tionghoa, sehingga Hanif pun memanggil penerjemah PT Merge Mining Industry.

Tidak memiliki izin


Hal yang lebih parah dari ketidakmampuan berbahasa Indonesia dan Inggris adalah, ternyata para pekerja asalah China itu tidak memiliki izin.

“Saya menteri, apakah Anda punya izin?” tanya Hanif yang kemudian diterjemahkan oleh penerjemah PT Merge Mining Industry dalam bahasa Tionghoa.

Di antara pekerja China itu ada yang menjawab bahwa mereka memiliki izin di Jakarta. Namun hal itu langsung dibantah oleh Hanif.

"Saya yang keluarkan izin. Saya keluarkan izin cuma dua," tegasnya. [Siyasa/Tarbiyah]








Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar