ilustrasi (sholawat.co)
Apa yang paling ditakuti pendukung LGBT? Ternyata hadits ini. Terbukti, begitu hadits ini dikutip, puluhan pendukung LGBT marah-marah dan menilainya sebagai hate speech. Padahal hadits ini adalah hadits shahih, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ

“Barang siapa mendapati orang yang melakukan perbuatan seperti yang dilakukan kaum Luth, maka bunuhlah orang yang berbuat dan pasangannya” (HR. Abu Dawud, Tirmidi, Ibnu Majah dan Ahmad; shahih)

Hadits ini dianggap hal yang mengerikan sehingga banyak pendukung LGBT ramai-ramai melaporkan twit berisi hadits tersebut ke Twitter. Bahkan, ada sutradara film yang hendak melaporkannya ke polisi sebagai hate speech. Namun, setelah banjir dukungan terhadap kebenaran hadits tersebut, ia menghapus laporan online tersebut.

Mengapa hadits ini ditakuti dan orang yang mengutipnya dimusuhi? Padahal hadits ini adalah hadits shahih, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Apakah jika hadits ini ditolak, mereka juga menolak Rasulullah?




Jika yang mereka bayangkan adalah hadits ini memprovokasi orang untuk membunuh pelaku homoseks, mereka salah. Sebab seluruh ulama memahami bahwa yang bisa memberikan hukuman tersebut adalah pemerintah Islam.

Jika pemerintah Islam menghukum pelaku homoseks dengan hudud seperti hadits tersebut apakah akan tetap disebut kekerasan dan teror? Seharusnya mereka –para pendukung LGBT- itu memahami bahwa Islam sangat progresif.

Islam mengetahui bahwa penyimpangan seksual itu akan membawa banyak bahaya bagi manusia mulai dari mendatangkan penyakit seksual hingga menjatuhkan martabat manusia. Bukankah sudah terbukti bahwa virus HIV/AIDS pertama kali ditemukan pada pasangan homoseksual.

Yang lebih mendasar dari itu, hadits tegas menunjukkan bahwa homoseks dan juga LGBT secara umum benar-benar ditolak dalam Islam. Tak ada pembenaran untuk penyimpangan seksual. Hal itu masuk dosa besar sehingga Islam mengatur hukumannya. Dan jika para pelaku LGBT tidak bertaubat, adzab pedih akan menunggu mereka kelak di hari kiamat. [Ibnu K/Tarbiyah.net]







Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar