Tidak ada seorang pun yang tahu kapan kematian datang. Dan jika kematian datang, ia tidak dapat dimajukan dan ditunda meskipun sedetik.

وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ فَإِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ لَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Tiap-tiap umat mempunyai batas waktu; maka apabila telah datang waktunya mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak dapat (pula) memajukannya. (QS. Al A’raf: 34)

قُلْ لَا أَمْلِكُ لِنَفْسِي ضَرًّا وَلَا نَفْعًا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ لِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ إِذَا جَاءَ أَجَلُهُمْ فَلَا يَسْتَأْخِرُونَ سَاعَةً وَلَا يَسْتَقْدِمُونَ

Katakanlah: “Aku tidak berkuasa mendatangkan kemudharatan dan tidak (pula) kemanfaatan kepada diriku, melainkan apa yang dikehendaki Allah”. Tiap-tiap umat mempunyai ajal. Apabila telah datang ajal mereka, maka mereka tidak dapat mengundurkannya barang sesaatpun dan tidak (pula) mendahulukan(nya). (QS. Yunus: 49)

وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْسًا إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Munafiqun: 11)

Namun sebenarnya, sebelum malaikat maut datang untuk mencabut nyawa, umumnya ada tanda yang dikirimkan terlebih dahulu.

Imam Al Qurthubi menjelaskan tanda-tanda itu dalam kitabnya At Tadzkirah. Bahwa Malaikat Maut pernah ditanya oleh seorang Nabi, “Tidakkah engkau punya delegasi yang kau suruh mendahuluimu agar manusia bersiap-siap mendatangimu?”

Malaikat maut menjawab: “Sebenarnya aku memiliki banyak delegasi; berupa gangguan dan penyakit, uban, berbagai hal menyedihkan, berkurangnya pendengaran dan penglihatan. Jika manusia ditimpa hal-hal itu tidak sadar juga dan tidak mau bertaubat, maka ketika aku datang aku menyerunya ‘Bukankah sudah banyak delegasi yang datang sebelumku, peringatan demi peringatan? Dan aku adalah delegasi terakhir, tidak ada delegasi lain sesudahku. Aku adalah peringatan terakhir dan tidak ada peringatan lagi sesudahku.’”

Jadi…
1. Sakit
2. Munculnya uban
3. Berkurangnya pendengaran
4. Berkurangnya penglihatan
Adalah empat tanda yang seharusnya membuat seseorang bersiap-siap menghadapi kematian. Meskipun banyak juga orang yang belum beruban dan belum berkurang pendengaran dan penglihatannya sudah didatangi Malaikat Maut, namun tanda-tanda itu mestinya adalah peringatan bahwa seseorang harus bersiap menyongsong kematian yang semakin mendekat. [Ibnu K/Tarbiyah.net]







Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar