ilustrasi (Reuters/BBC)
Sejumlah media Inggris seperti Telegraph dan BBC melansir peringatan dari para dokter mata agar masyarakat tidak mengambil foto narsis atau selfie ketika gerhana matahari berlangsung di Inggris pada 20 Maret tahun lalu.

Mengapa para dokter mata perlu memberikan peringatan agar masyarakat menghindari selfie ketika gerhana matahari berlangsung? Rupanya yang berbahaya bukanlah selfie-nya. Tetapi dikhawatirkan saat selfie, orang mengatur komposisi di layar ponsel dan kemudian tergoda atau tanpa sengaja melihat matahari saat gerhana berlangsung.

Melihat matahari saat gerhana berlangsung bisa menyebabkan kerusakan mata. Yang lebih berbahaya, jika orang melihat matahari hingga beberapa menit, sebab dapat mengakibatkan kebutaan.

“Gerhana matahari adalah sebuah proses yang berjalan perlahan, bisa jadi secara tak sadar orang akan melihat matahari dalam beberapa menit,” kata Daniel McCartney seperti dikutip Bersamadakwah.

Lebih lanjut dokter mata ini mengatakan, melihat gambar di layar ponsel tidaklah bahaya. Namun, ia khawatir saat orang mengatur polsel untuk selfie, ia melihat matahari dengan mata telanjang. Inilah alasan mengapa tidak boleh selfie saat gerhana matahari berlangsung.

Hal senada ditegaskan Peneliti astronomi Observatorium Bosscha Moedji Raharto dan peneliti dari Lapan Rhorom Priyatikanto. Mereka menyarankan agar masyarakat tidak ber-selfie saat gerhana.

Rhorom memberikan solusi, agar aman saat selfie, maka selfienya di bawah bayang-bayang pohon saja. [Siyasa/Tarbiyah.net]







Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar