Meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik, ternyata Pemerintah Indonesia dan Israel memiliki hubungan dagang alias ekspor impor. Yang mengejutkan, nilai impor barang dari Israel ke Indonesia pada tahun 2015 naik 500 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip detikFinance, Selasa (8/3/2016), perdagangan Indonesia dan Israel sudah berlangsung sejak tahun 2000.

Untuk tahun 2015, Indonesia tercatat melakukan impor barang dari Israel senilai US$ 77,7 juta. Nilai impor itu naik drastis dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$ 13,89 juta. Sayangnya, dalam data tersebut tidak dijelaskan barang apa yang diimpor Indonesia dari Israel.








Sedangkan nilai ekspor barang dari Indonesia ke Israel mengalami penurunan. Dari US$ 138,87 juta pada tahun 2014 menjadi US$ 116,9 juta pada tahun 2015.

KTT Luar Biasa OKI yang digelar di Jakarta pada 6 hingga 7 Maret lalu menyepakati aksi konkret untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Salah satunya dengan meningkatkan tekanan kepada Israel dan memboikot produk-produk negara zionis itu.

“Penguatan tekanan kepada Israel, termasuk boikot terhadap produk Israel yang dihasilkan di wilayah pendudukan,” kata Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers OKI. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar