Uus & Tere Liye
Sindiran Uus pada hijabers yang menggemari K-pop dan doyan menonton konser menjadi sorotan. Bahkan, tagar #RipUus sempat menjadi trending topic di Twitter.

Komika Stand Up Comedy itu telah meminta maaf jika caranya salah dan kata-katanya kasar. Ia mengaku cuitan itu ditujukan untuk memperbaiki hijabers karena menurutnya hijab itu punya power dan wanita berhijab selalu berada di strata lebih dalam masyarakat.

“Karena hijab punya power, makanya apapun yang dilakuin pasti dibandingin dengan kegiatan yang lebih baik,” tulisnya di akun Twitter pribadinya.

“Wanita berhijab selalu berada di strata lebih baik di dalam masyarakat,” tambahnya.

Ia pun mengutip tulisan Tere Liye sembari berterima kasih karena telah memperhalus apa yang ia maksudkan.

“Terima kasih Tere Liye. Sudah memperhalus semuanya,” tulisnya di akun Instagram.

Tulisan Tere Liye tersebut adalah sebagai berikut:

Kalian berjilbab, lantas "seperti gila" berada di tengah konser musik K-Pop, teriak-teriak, jejeritan, menari-nari, sesak, keringatan, bercampur cowok-cewek, pulang kemalaman, sungguh kalian telah lupa hakikat jilbab yang dikenakan.
Ketahuilah, tahun 1980, 1990, ibu2, kakak2 wanita kalian bahkan harus siap berhadapan dengan intelijen negara karena berjilbab. Mereka dicurigai, didiskriminasi, dijelek2kan, dianggap teroris karena jilbabnya. Itu bukan kejadian di Eropa sana dek, itu di negeri Indonesia, masih segar sekali. Banyak diantara mereka yang menangis demi mempertahankan jilbab di kepala, memilih keluar dari pekerjaan, dsbgnya. Mahal sekali harga jilbab yang mereka kenakan.
Hari ini, tidakkah jilbab yang kalian kenakan itu berarti sesuatu? Atau cuma sekadar kain seharga 30 ribu per-meter saja?







Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar