Dalam sebuah forum debat, Syaikh Ahmed Deedat menantang pendeta lawan debatnya untuk membacakan beberapa ayat dari Bible mereka sendiri.

Dr Zakir Naik yang saat ini sangat populer sebagai tokoh perbandingan agama ternyata adalah murid Syaikh Ahmed Deedat. Nah, kali ini kita buka lagi sedikit catatan perjalanan debat Syaikh Ahmed Deedat.

Dalam sebuah forum debat, Syaikh Ahmed Deedat menantang pendeta lawan debatnya untuk membacakan beberapa ayat dari Bible mereka sendiri.

“Jika pendeta bisa membaca ayat yang saya tunjukkan maka saya akan memberikan hadiah 100 dollar!"

Si pendeta merasa tertantang. Toh ia hanya perlu membaca, bukan menghafal. Ia bisa dengan cepat menemukan ayat itu jika memang benar-benar ayat Bible.

“Katakan ayat yang kau maksudkan”

“Yehezkiel 23:19-21”

Pendeta pun membaca ayat tersebut. Dan ia menang.






Ahmed Deedat memenuhi janjinya memberikan uang 100 dollar kepada pendeta. Ahmed Deedat “kalah” tetapi ternyata ia ingin menunjukkan sesuatu kepada audien debat itu.

“Tadinya aku berharap,” kata Ahmed Deedat sambil tersenyum dan hampir tertawa, “pendeta bisa membacanya dengan tenang dan perlahan, tidak perlu membaca dengan sangat cepat.."

Para audien Kristen tertunduk malu. Sebab yang dibaca oleh pendeta tersebut adalah ayat ini:



Ahmed Deedat kemudian menjelaskan puluhan ayat lain yang sejenis dengan ayat itu. Misalnya dalam Yehezkiel 23:3, Yehezkiel 23:8, Kidung Agung 7:7-8 dan seterusnya.

“Seperti inikah ayat-ayat yang kalian katakan berasal dari tuhan? Bahkan kalian sendiri malu membacanya," kata Ahmed Deedat, membuat mereka terbungkam. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar