Salah satu alasan orang Nasrani menuhankan Yesus adalah kelahirannya yang ajaib; tanpa ayah. Itu pula yang dijadikan propaganda misionaris untuk mempengaruhi muslim. Namun, ia akhirnya bingung sendiri dua kali. Satu kali bingung dan akhirnya menjawab. Namun kebingungan kedua belum terjawab.

Seperti dituturkan Dr Zakir Naik, misionaris yang ingin mendangkalkan aqidah dan memurtadkan umat, kadang mereka membawa Al Quran dan mengajukan pertanyaan kepada Muslim yang ditargetnya. Di antara pertanyaan itu seputar kelahiran ajaib.

“Apakah Nabi Muhammad punya ayah dan punya ibu?”

“Ya”

“Apakah Isa (Yesus) dilahirkan dengan ibu dan ayah?”

“Isa memiliki ibu tetapi tidak memiliki ayah”






“Mana yang lebih hebat, orang yang dilahirkan dengan cara biasa dengan adanya ibu dan ayah atau yang terlahir tanpa ayah?”

“Saya mengerti maksudmu, bukankah jika dijawab kelahiran Isa lebih ajaib, engkau menjadikan alasan itu untuk menuhankan Isa (Yesus). Ketahuilah, kelahiran Isa yang ajaib hanyalah kehendak Allah, bahkan penciptaan Adam jauh lebih ajaib.


إِنَّ مَثَلَ عِيسَى عِنْدَ اللَّهِ كَمَثَلِ آَدَمَ خَلَقَهُ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ قَالَ لَهُ كُنْ فَيَكُونُ

“Sesungguhnya misal (penciptaan Isa di sisi Allah adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah kemudian Allah berfirman kepadanya: “Jadilah” (seoang manusia), maka jadilah ia” (QS. Ali Imran: 59)

Kalau kalian menuhankan Yesus karena kelahirannya yang ajaib, mengapa kalian tidak menuhankan Adam yang kemunculannya jauh lebih ajaib?”

Semula, misionaris bingung dengan jawaban ini. Namun ia kemudian belajar dan mencari argumentasi.

“Kejadian Adam memang merupakan peristiwa ajaib. Adam tidak dilahirkan oleh seorang perempuan. Tidak ada manusia lain yang dibuat bersamaan dengan Adam. Ia adalah manusia pertama.

Namun akibat kejatuhan Adam dalam dosa, menyebabkan terpisahannya manusia dari Allah. Oleh sebab itu Allah menyiapkan Adam kedua yaitu Kalimat Allah datang ke dunia dalam Isa Al-Masih untuk membebaskan manusia dari dosa.

“Sebab sama seperti maut datang karena satu orang manusia, demikian juga kebangkitan orang mati datang karena satu orang manusia.Karena sama seperti semua orang mati dalam persekutuan dengan Adam, demikian pula semua orang akan dihidupkan kembali dalam persekutuan dengan Kristus" (Injil, Surat 1 Korintus 15:21-22)” demikian argumentasinya seperti dirilis sebuah situs Kristen.

“Jadi, semula Adam akan dituhankan juga, tetapi karena ia berbuat dosa lantas nggak jadi dituhankan? Apa bukan sesuatu yang aneh jika calon tuhan gagal menjadi tuhan lalu tuhan menjadikan calon tuhan kedua?”

“???”

“Selain itu, di Alkitab juga ada nama Melkisedek yang disebutkan sebagai tidak berbapak dan tidak beribu dan dijadikan sama dengan anak Allah.

“Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi." (Kejadian 14:18)

“Ia tidak berbapa, tidak beribu, tidak bersilsilah, harinya tidak berawal dan hidupnya tidak berkesudahan, dan karena ia dijadikan sama dengan Anak Allah, ia tetap menjadi imam sampai selama-lamanya.” (Ibrani 7:3)

Mengapa tidak dituhankan juga?”

“???”

Jika Anda misionaris, bisakah menjawab pertanyaan balik tersebut? [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar