Pernyataan Ahok yang menyebut Partai Bulan Bintang (PBB) hendak mengubah Pancasila berbuntut serius.

DPP PBB (arsip JPNN)
Pernyataan Ahok yang menyebut Partai Bulan Bintang (PBB) hendak mengubah Pancasila berbuntut serius. DPP PBB saat ini sedang bersiap untuk mengambil langkah hukum dengan melaporkannya ke Mabes Polri.

"Dalam satu atau dua minggu ini akan dilaporkan ke Mabes Polri," kata Ketua Harian DPP PBB Jamaluddin Karim saat konferensi pers di kantor PBB, Jakarta Selatan, Rabu (6/4/2016) seperti dikutip JPNN.

Menurut Jamal, pihaknya saat ini masih menyerahkan kepada lembaga advokasi partainya melakukan kajian terkait langkah hukum yang akan ditempuh. Dari informasi sementara, masalah ini bisa masuk delik aduan.






Jamal mengatakan, pernyataan Ahok soal PBB ketika peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Cipinang Besar Utara, pada 30 Maret 2016 itu bisa tergolong menyebarkan berita bohong. Bahkan, bisa tergolong fitnah.

"Ini bisa delik aduan. Kami siapkan langkah ke kepolisian. Itu bisa masuk menyebarkan berita bohong dan fitnah. Kami akan kaji sejauh mana efektifitas pelaporan ini," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ahok meminta Agar Yusron Ihza Mahendra dipecat dari jabatan duta besar Indonesia untuk Jepang. (Baca: Ahok Sebut Masyumi Ingin Ubah Pancasila)

Ia juga menyebut PBB ingin mengubah Pancasila seperti Masyumi.

"Lain kali jangan taruh orang yang mau ubah sila pertama. Orang PBB pengen ubah Pancasila kayak Masyumi, itu masalah," kata Ahok waktu itu. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar