Komisioner Komnas HAM Siane Indriyani mengaku mendapatkan serangkaian teror setelah mengumumkan hasil autopsi jenazah Siyono.

Komisioner Komnas HAM Siane Indriyani mengaku mendapatkan serangkaian teror setelah mengumumkan hasil autopsi jenazah Siyono.

Siane menuturkan, sejumlah jenis teror yang ia alami. Misalnya, rumahnya didatangi sejumlah aparat pada malam hari dan satpam kompleks didatangi orang menanyakan berbagai kegiatan suami dan keluarganya.

"Saya yakin, ini berkaitan dengan autopsi Siyono," kata Siane, Jumat (15/4/ 2016) seperti dikutip Viva.

Selain itu, ada pula orang yang berteriak-teriak di depan rumahnya dengan teriakan yang tidak jelas dan juga banyak orang asing berlalu lalang di sekitar rumah.

Mengalami semua bentuk teror ini, Siane meminta agar teror tersebut dihentikan.

"Saya meminta stop teror keluarga saya," tegas Siane.

Seperti diberitakan sebelumnya, Komnas HAM bersama PP Muhammadiyah melakukan autopsi atas jenazah Siyono, Ahad 3 April 2016. Hasil autopsi itu diumumkan oleh Siane pada Senin 11 April 2016, di antaranya oleh Siane. Namun, Polri menolak hasil autopsi tersebut. (Baca: Polri Tolak Hasil Autopsi Siyono yang Dilakukan Muhammadiyah dan Komnas HAM)

[Ibnu K/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar