Beberapa wanita Aleppo tampak sedang bersih-bersih, beberapa lainnya mengasuh anak. Tiba-tiba sejumlah tentara bersenjata datang dan menembaki mereka.

aksi Gresik peduli Aleppo
Salah satu tampilan teatrikal dalam aksi Gresik Peduli Aleppo (foto: Aroiyy)
Matahari masih berada di arah timur, melewati sepenggelahan. Beberapa wanita Aleppo tampak sedang bersih-bersih, beberapa lainnya mengasuh anak. Tiba-tiba sejumlah tentara bersenjata datang dan menembaki mereka. Dalam sekejap, wanita-wanita itu jatuh bersimbah darah.

Pemandangan itu merupakan teatrikal dalam aksi Gresik Peduli Aleppo yang digelar di Gresik Kota Baru (GKB), Ahad (29/5/2016). Teatrikal menegangkan itu diperagakan oleh siswa-siswi SMPIT Al Ibrah.

Selain menyuguhkan teatrikal, aksi yang diikuti ribuan peserta itu juga diisi orasi dan penggalangan dana.

Dalam orasinya, Muchlisin menjelaskan tiga alasan mengapa perlu peduli dengan warga Aleppo.

“Pertama, ukhuwan insaniyah. Kita peduli dengan warga Aleppo karena ikatan kemanusiaan. Kita dan mereka sama-sama manusia yang harus saling peduli dan menolong sesama,” kata Ketua Majelis Permusyawaratan KAMMI Gresik itu.

“Kedua, ukhuwah islamiyah. Persaudaraan sesama muslim. Meskipun kita tak pernah berjumpa dengan mereka, meskipun kita tak pernah menginjakkan kaki di tanah mereka, kita dan mereka bersaudara sebagai sesama muslim dan persaudaraan ini tak bisa dibatasi oleh sekat-sekat geografis,” lanjutnya.






Sedangkan alasan ketiga, Muchlisin menyebut ukhuwah imaniyah. Seperti diketahui, mayoritas warga Aleppo adalah ahlus sunnah wal jamaah sebagaimana muslim Indonesia dan muslim Gresik. Sedangkan serangan udara yang membombardir Aleppo sejak 21 April hingga Mei 2016 dilakukan oleh tentara rezim Syiah Bashar Assad dengan dukungan Rusia yang komunis.

Aksi Gresik Peduli Aleppo juga diperkuat dengan Bazar Amal. Aksi dan bazar amal itu didukung oleh sejumlah ormas Islam dan elemen masyarakat Gresik. Di antaranya Ikatan Parenting Gresik (IPG), Forum Silaturahim Pendidikan Al Quran (FOSPIQ) Gresik, Persaudaraan Muslimah (SALIMAH) Gresik, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Gresik, HUMAIRO, One Day One Juz (ODOJ) Gresik, AISYIYAH Gresik, dan Keluarga besar Yayasan AL IBRAH Gresik.



Aksi tersebut telah berhasil menghimpun dana Rp 14.813.650. Sedangkan hasil Bazar Amal dan donasi lainnya mencapai Rp 100 juta lebih. Belum termasuk donasi pria misterius sebesar Rp 100 juta. (Baca: Pria Misterius Itu Infaq 100 Juta untuk Aleppo).

Menurut Lintang Sulistyowati, Ketua Salimah Gresik sekaligus salah seorang panitia, seluruh dana akan disalurkan ke Aleppo melalui Aksi Cepat Tanggap (ACT). [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar