Sedikitnya, 197 bayi teridentifikasi terpapar vaksin palsu. Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan Tim Satgas penanganan vaksin palsu dari Bareskrim Polri.

vaksin
ilustrasi imunisasi (teropongsenayan.com)
Sedikitnya, 197 bayi teridentifikasi terpapar vaksin palsu. Hal itu berdasarkan hasil penyelidikan Tim Satgas penanganan vaksin palsu dari Bareskrim Polri.

"Saat ini sudah 197 bayi kita identifikasi diduga terpapar vaksin palsu," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Agung Setya, Selasa (12/7/2016), seperti dikutip Jawapos.






Lebih jauh Agung mengatakan, 197 bayi yang tepapar vaksin palsu itu didapat dari klinik di bilangan Ciracas, Jakarta Timur. Klinik tersebut diduga milik bidan Monagu Elly Novita, tersangka kasus vaksin palsu.

Sebelumnya, pada 30 Juni 2016, penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menemukan dari 294 balita di Ciracas yang diimunisasi pada tahun 2016, 48 di antaranya telah diimunisasi dengan menggunakan vaksin palsu. Penyelidikan lanjutan menemukan, jumlahnya meningkat menjadi 197 balita.

Karena mendapat vaksin palsu, 197 balita tersebut akan diimunisasi ulang dengan menggunakan vaksin yang asli. [Siyasa/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar