Freddy Budiman, terpidana yang divonis hukuman mati atas kepemilikan 1,4 juta ekstasi, terlihat bertaubat dan mendalami Islam sejak dipindah ke Lapas Batu, Nusakambangan.

Freddy Budiman
Freddy Budiman (Okezone.com)
Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa membuka pintu taubat untuk hamba-Nya. Hingga dalam satu hadis shahih yang populer, seseorang yang telah membunuh 100 nyawa pun masih bisa diterima taubatnya.

Freddy Budiman, terpidana yang divonis hukuman mati atas kepemilikan 1,4 juta ekstasi, terlihat bertaubat dan mendalami Islam sejak dipindah ke Lapas Batu, Nusakambangan.






Kepala Lapas Batu Nusakambangan Abdul Aris melihat Freddy sudah siap menghadapi hukuman mati. Ketika dibawa menuju lokasi eksekusi, Freddy tidak meronta, tidak juga menangis.

Lebih jauh Aris mengatakan, pada bulan Ramadhan lalu, Freddy banyak membaca Al Quran hingga khatam 10 kali. Menjelang dieksekusi, Freddy juga berpuasa Senin Kamis.

Selain itu, ia menemui Kalapas, petugas dan tahanan lain untuk mengucapkan terima kasih dan minta maaf. Ia mengaku bertaubat. Sebelum dieksekusi, Freddy mengucapkan takbir. [Ibnu K/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar