Rasulullah mensabdakan, salah satu tanda kiamat adalah umat Islam memerangi bangsa Turki. Siapakah bangsa Turki yang dimaksud dan kapankah itu terjadi?

pasukan tartar
ilustrasi pasukan Tartar
Rasulullah mensabdakan, salah satu tanda kiamat adalah umat Islam memerangi bangsa Turki. Siapakah bangsa Turki yang dimaksud dan kapankah itu terjadi?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تُقَاتِلُوا التُّرْكَ صِغَارَ الأَعْيُنِ ، حُمْرَ الْوُجُوهِ ، ذُلْفَ الأُنُوفِ ، كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الْمَجَانُّ الْمُطَرَّقَةُ

“Kiamat tidak akan terjadi sampai kalian memerangi bangsa Turki yang bermata sipit, berwajah merah dan berhidung pesek seakan-akan wajah mereka seperti perisai yang ditempa palu” (HR. Bukhari)

Syaikh Dr Muhammad Al Arifi dalam buku Nihayatul A’lam dan Syaikh Mahir Ahmad Ash Shufi dalam buku Asyratus Sa’ah menjelaskan bahwa bangsa Turki yang dimaksud hadits itu adalah bangsa Tartar (Mongol).

“Bangsa Turki yang dimaksud dalam hadits ini, wallahu a’lam, adalah bangsa Mongol (Tartar) yang melakukan agresi militer di negeri-negeri kaum muslimin pada tahun 656 H (1258 M). Mereka menumpahkan darah kaum muslimin, namun akhirnya mereka memeluk Islam,” kata Syaikh Dr Muhammad Al Arifi.

Lebih jauh ulama tersohor itu menjelaskan bahwa wajah mereka diumpamakan perisai karena wajah mereka bulat dan tembam.






Dalam hadits yang lain dijelaskan bahwa bangsa Turki itu bersandal bulu. Sifat-sifat tersebut –sandal terbuat dari bulu, mata sipit, wajah merah dan hidung pesek- menurut Syaikh Mahir Ahmad Ash Shufi benar-benar cocok dengan ciri orang Tartar. Merekalah yang menghancurkan Baghdad dan meruntuhkan Daulah Abbasiyah, kemudian mereka masuk Islam dan mendirikan Daulah Mongol Islam.

Meskipun beragama Islam, mereka kerap melakukan invasi kepada negeri-negeri kaum muslimin lainnya. Hingga akhirnya mereka tumbang setelah kalah melawan Mesir yang dipimpin Syaifuddin Qutuz dalam Perang ‘Ain Jalut.

Jadi menurut Syaikh Dr Muhammad Al Arifi, Syaikh Mahir Ahmad Ash Shufi dan ulama lainnya, berperangnya kaum muslimin dengan bangsa Turki ini telah terjadi. Bangsa Turki dalam hadits ini tidak lain adalah bangsa Tartar. Dan karenanya, tanda kiamat ini dimasukkan sebagai tanda kiamat yang telah terjadi. Ada pun tanda-tanda kiamat kubra yang belum terjadi masih cukup banyak. Di antaranya adalah munculnya Dajjal, turunnya Imam Mahdi dan turunnya Nabi Isa ‘alaihis salam. [Muchlisin BK/Tarbiyah.net]



Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar