Di depan sejumlah ulama, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mulai membeberkan kelompok yang ingin memanfaatkan momentum Aksi 212 untuk melakukan makar.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (dokumentasi Antara)
Kapolri Jenderal Tito Karnavian (dokumentasi Antara)
Di depan sejumlah ulama, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mulai membeberkan kelompok yang ingin memanfaatkan momentum Aksi 212 untuk melakukan makar.

“Saya sama sekali tidak pernah menyampaikan saudara-saudara yang tergabung dalam kegiatan 4 November kemarin akan melakukan aksi makar. Tidak. Dan teman-teman GNPF sangat paham yang saya maksud. Jadi ada beberapa unsur yang berusaha memanfaatkan isu dan pengumpulan massa ini untuk tujuan mereka sendiri,” kata Tito dalam konferensi pers bersama GNPF-MUI di Kantor MUI, Senin (28/11/2016).

Salah satunya, menurut Tito adalah kelompok teror yang telah menyiapkan bom.






“Salah satu di antaranya adalah kelompok teror. Sampai hari ini, dari tanggal 4 kita sudah menangkap 12 orang. Yang di antaranya sebagian ikut dalam aksi 4 November. Mereka sudah siap dengan bom di Majalengka, kita tangkap,” lanjut Tito.

Oleh karena itu, Tito menghimbau agar aksi-aksi lain di luar Aksi 212 ditunda. Termasuk aksi buruh.

“Kita harapkan aksi-aksi lain di luar itu sebaiknya ditunda. Ditunda setelah hari lain. Jangan sampai mengganggu kesucian acara ini karena ini memang ibadah. Jadi termasuk ada rencana kegiatan aksi buruh, misalnya. Jangan sampai nanti di sini sedang berdzikir di sebelahnya teriak-teriak,” tandasnya.

Tito juga menegaskan bahwa pihaknya akan menjaga Aksi 212 agar tidak ada pihak ketiga yang mengganggu acara tersebut. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar