Riham, namanya. Meskipun tidak memakai hijab, namun presenter asal Mesir ini tak rela agamanya dihina.

Riham vs Dr Noha
Riham, namanya. Meskipun tidak memakai hijab, namun presenter asal Mesir ini tak rela agamanya dihina.

Dalam satu acara di Al Nahar TV, ia mengundang Dr Noha sebagai nara sumber. Wanita itu menutup wajahnya sehingga tampak mirip dengan cadar.

“Anda bukan hijaber, bukan?” tanya Riham.

“Saya bukan wanita berhijab”

“Untuk apa Anda menutup wajah?”

“Saya memakai ini untuk menyembunyikan nama dan identitas saya, demi keselamatan dan agar tidak melukai perasaan keluarga saya yang sangat religius,” jawab Dr Noha yang tidak mengakui Al Quran sebagai kalamullah itu.






Ia menilai Al Quran adalah buatan Muhammad, karena menurutnya Jibril hanya sebuah mitos.

“Anda bilang Muhammad bukan Rasul?” Riham menegaskan kembali pertanyaan itu.

“Saya katakan kepada Anda bahwa tidak ada yang namanya wahyu”

“Saya tidak bicara wahyu tetapi bertanya apakah Muhammad bukan Rasul?”

“Tentu dia bukan Rasul. Jika tidak ada wahyu, tidak ada Jibril pastinya dia bukan Rasul”

Ketika Riham bertanya dari mana ia mengambil kesimpulan itu, wanita tersebut hanya beralasan karena tidak ada bukti ilmiah terkait eksistensi Jibril.

Diskusi kemudian semakin memanas. Dr Noha juga menghina umat Islam kemudian menyatakan tidak percaya Tuhan. Ia bahkan menyerang Riham karena Riham menyatakan beriman kepada Allah, Rasulullah dan Al Quran kalamullah.

Dr Noha bahkan mengatakan siapa pun yang percaya Allah dan kitab Allah sebagai orang bodoh.

“Berarti saya bodoh, seluruh orang Mesir dan orang Arab bodoh?” sergah Riham.

Merasa terdesak, Dr Noha mengatakan “Kalau Anda terus mendesak saya, saya akan berdiri dan pergi”

Mendengar ancaman itu, Riham justru mengusirnya.

“Kalau begitu, keluar sekarang!”

Riham bahkan tidak memberinya kesempatan untuk berlama-lama di dalam studio itu.

“Copot mic-nya di luar!”








Share To:
Magpress

Tarbiyah.net

Tarbiyah.net adalah media Islam yang menyajikan berita nusantara, mancanegara dan dunia Islam serta artikel islami. Memihak kebenaran, memperjuangkan keadilan dan menyebarkan fikrah Islam.

komentar