Recent Posts

Tokoh JIL Minta Kapolda Sumut Dicopot karena Sambut Habib Rizieq

12.30.2016
Kapolda Sumut saat sambutan pada Tabligh Akbar
Kapolda Sumut saat sambutan pada Tabligh Akbar (Youtube)




Sejumlah aktivis dan tokoh JIL meminta Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dicopot dari jabatannya. Gara-garanya, Kapolda Sumatera Utara itu menyampaikan pidato sambutan pada Tabligh Akbar di Masjid Agung Medan, Rabu (28/12/2016) sore, yang diisi oleh Habib Rizieq.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyebut Habib Rizieq sebagai imam besar umat muslim Indonesia.

“Kapolda Sumut nyebut Rizieq Imam Besar Umat Islam Indonesia, ini sengaja atau keseleo lidah? Klau sengaja #CopotKapoldaSumut,” kata tokoh liberal Mohamad Guntur Romli melalui akun Twitter pribadinya, @GunRomli, Jumat (30/12/2016).

Selain Guntur Romli, banyak aktivis JIL dan Ahoker yang menggunakan tagar #CopotKapoldaSumut sehingga tagar itu menjadi trending topic.

Anggota DPR RI juga ada yang mempersoalkan sambutan Kapolda Sumut tersebut. Ia adalah Maman Imanul Haq dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB).






Menurut Maman, penyambutan seperti itu tidak perlu dan tidak sepantasnya diberikan kepada pihak yang saat ini sedang menjadi sorotan publik. Bahkan ia meminta Kapolri menindak tegas Kapolda Sumut. (Baca: Anggota DPR Ini Minta Kapolda Sumut Dicopot karena Sambut Habib Rizieq)

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyampaikan pidato sambutan pada Tabligh Akbar di Masjid Agung Medan, Rabu (28/12/2016) sore. (Baca: Dua Kali Sebut Ini di Depan Habib Rizieq, Kapolda Sumut Disambut Takbir)

Meskipun hanya beberapa menit berpidato, Kapolda Sumut beberapa kali disambut pekikan takbir. Khususnya ketika dua kali menyebut Habieb Rizieq sebagai imam besar umat muslim se-Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh muslim Sumatera Utara yang telah menunjukkan persatuan dan soliditas serta kedamaian dan ketertiban. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






4 komentar:

  1. Innalillahi wainnailaihi rajiun

    BalasHapus
  2. JIL itu ISlam yg agak ke kiri...Kalau Bahrum Naim itu ISlam yang ke....

    BalasHapus
  3. Kelompok yang paling berbahaya di Indonesia itu ialah Kelompok JIL dan kelompok JIN. Mereka itu bagaikan Musang berbulu domba, Mereka Kafir berpakaian Islam. Ummat Islam harus hati-hati. Mereka lebih bahaya dari Syi'ah.

    BalasHapus
  4. Kang Maman sudah berbuat apa utk umat Islam? Utk Indonesia? Kalau antum yg datang mmg betul tdk layak disambut...

    BalasHapus