Recent Posts

Akhirnya Jawa Pos Minta Maaf Soal Raja Salman

2.28.2017
Jawa Pos minta maaf soal Raja Salman




Setelah heboh dan menuai kecaman netizen, hari ini (28/2/2017) Jawa Pos secara resmi menyampaikan permintaan maaf atas tulisan pada kolom Mr Pecut edisi Senin (27/2/2017).

“Redaksi meminta maaf atas dimuatnya tulisan pada kolom Mr Pecut edisi Senin (27/2) terkait kunjungan Raja Salman ke Indonesia,” tulis Redaksi pada kolom Mr Pecut, Selasa (28/2/2017).

Seperti diberitakan sebelumnya, di saat hampir seluruh umat Islam dan tokoh nasional menyambut gembira rencana kunjungan Raja Salman ke Indonesia, Mr Pecut justru melecehkannya. Konten kritik dan sarkasme yang tampil di pojok kanan bawah harian Jawa Pos itu menghubungkan kedatangan delegasi Raja Salman dengan vila Puncak.

“Besok 400 delegasi Raja Salman tiba,” demikian berita yang dikutip oleh Mr Pecut, Senin (27/2/2017).






Yang mengejutkan adalah komentar Mr Pecut di bawahnya. “Para calo di Puncak, mohon teriak lebih keras, vilaa...vilaaa!” tulisnya.

Sontak, komentar bernada melecehkan itu menuai kecaman banyak netizen. Sebab, seperti diketahui, vila Puncak tidak selalu berkonotasi positif. (Baca: Tulisan Mr Pecut Jawapos Ini Lecehkan Delegasi Raja Salman)

Raja Salman akan melakukan kunjungan kenegaraan selama 9 hari di Indonesia, setelah sebelumnya berkunjung ke Malaysia. Raja Salman dikabarkan membawa rombongan berjumlah 1.500 orang. 400 orang dijadwalkan tiba hari ini (28/2/2017).

Kunjungan Raja Salman disambut hangat pemerintah Indonesia karena membawa tiga agenda strategis yakni moratorium TKI, penambahan kuota haji, dan investasi kerjasama minyak bumi. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






6 komentar:

  1. Si empok juga terkencing-kencing tuh hina Arab

    BalasHapus
  2. Semoga dengan kedatangan raja Arab kesini mampu memberikan kemajuan buat Indonesia

    BalasHapus
  3. Mau ngapain Raja Salman ke Indo. Buang" waktu aja kesini. Dah tau nih negara umat muslimnya lebih nurut sama orang non-muslim daripada sama orang muslim itu sendiri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kwk.Hanya menunjukkan kalau Arab bawa bantuan Ikhlas tanpa bunga tenaga kerja.Kalau Cina dg syarat tenaga kerja hrs dari mereka juga.

      Hapus
    2. Kwk.Hanya menunjukkan kalau Arab bawa bantuan Ikhlas tanpa bunga tenaga kerja.Kalau Cina dg syarat tenaga kerja hrs dari mereka juga.

      Hapus
  4. Yang di puncak mah bukan islam...itu syiah.. yanv emang kawin kontrak mut'ah ... zina euy...

    BalasHapus