Recent Posts

Banyak PO Tak Berani Angkut Aksi 112, Ini Langkah Muslim Jatim

2.09.2017
ilustrasi berangkat Aksi 112 dengan pesawat terbang
ilustrasi pesawat Garuda Indonesia (Tribunnews.com)




Sejumlah perusahaan otobus (PO) di Jawa Timur tidak berani mengangkut peserta Aksi 112 ke Jakarta. Meskipun beberapa armada menganggur, mereka tidak berani berangkat.

Bahkan, ada PO yang membatalkan keberangkatan meskipun sehari sebelumnya sudah deal. Hal itu disampaikan oleh Bang Rofiq kepada Tarbiyah.net, Kamis (9/2/2017).

“Bus yang saya bawa 411 PO-nya tidak berani padahal banyak yang menganggur, bus 212 juga,” ungkapnya.

Ketika Tarbiyah.net menanyakan apakah ada larangan dari polisi, ia mengungkapkan bahwa polisi mendatangi PO secara diam-diam, tidak mengeluarkan edaran seperti menjelang Aksi 212.






Meskipun banyak bus tidak berani mengangkut, hal itu tidak membuat surut langkah muslim Surabaya untuk tetap berangkat ke Jakarta untuk Aksi 112.

Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Surabaya, misalnya. Komunitas bisnis itu berhasil mendapatkan bus untuk memberangkatkan peserta dari Masjid Al Akbar Surabaya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun dari sumber Tarbiyah.net di sejumlah kota di Jawa Timur, banyak muslim yang telah memesan tiket kereta api dan pesawat terbang guna berangkat ke Jakarta ikut Aksi 112.

“Alhamdulillah saya dan teman-teman sudah mendapatkan tiket kereta untuk aksi 112,” kata salah seorang alumni aktifis dakwah kampus Surabaya yang tidak mau disebut namanya.

“Saya dan rombongan sudah dapat tiket pesawat,” kata temannya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






9 komentar:

  1. Maju terus pantang mundur.....dunia hanya sementara mungkin PO bis tsb mau hidup selamanya nikmati tuh dunia krn hartamu yg akan menyelamatkanmu nanti di akherat ..... semuga saudara2ku yg peduli dg islam terkabul segala cita2nya sukses sll dan tetap dalam lindungan Allah SWT.....Aamiiinnn yarobbal Alamin.....

    BalasHapus
  2. Banyak jalan menuju Jakarta.allah pasti beri kemudahan.

    BalasHapus
  3. Halangan rintangan banyak menyelimuti. tetap sabar dan istiqomah wahai saudaraku

    BalasHapus
  4. Saya berharap tablig rutin digelar ke pelbagai daerah, hingga terjadi saling kunjung sesama umat islam.

    BalasHapus