Recent Posts

Ini yang Dialami Ahmad Ishomuddin, 3 Hari Setelah Jadi Saksi Meringankan Ahok

3.25.2017
Ahmad Ishomuddin dan Ahok
Ahmad Ishomuddin bersama Ahok




Orang-orang yang menistakan Al Quran, hampir dipastikan akan berakhir dengan kehinaan jika tidak bertaubat. Kisah Abu Jahal dan Abu Lahab adalah sedikit di antara contohnya.

Pun jangan coba-coba membela atau meringankan penista Al Qur’an. Sebab kemurkaan Allah juga bisa menimpa jika tidak bertaubat.

Kasus penistaan Al Quran yang dilakukan Ahok terus dipantau umat Islam. Jutaan umat telah turun aksi menuntut agar ia ditahan, namun hingga saat ini calon Gubernur DKI Jakarta itu terus melenggang. Dalam sidang ke-15, Selasa (21/3/2017) lalu, Ahok menghadirkan saksi ahli bernama KH Ahmad Ishomuddin.

Dalam sidang itu, Ishomuddin yang didatangkan sebagai saksi ahli di bidang agama oleh kubu terdakwa Ahok, menyatakan bahwa arti kata auliya dalam Surat Al Maidah 51 adalah teman baik. Meskipun ada pula arti lain seperti pemimpin.

Selain itu, Ishomuddin juga menilai Surat Al Maidah 51 tidak relevan dalam konteks saat ini.






Kesediaan Ishomuddin menjadi saksi meringankan Ahok serta keterangannya di persidangan menuai banyak kecaman dari umat Islam.

Tiga hari setelah menjadi saksi meringankan Ahok tersebut, dua hal dialami oleh Ishomuddin. Pertama, ia dipecat dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kendati pemecatan itu diputuskan dalam rapat MUI tanggal 21 Maret 2017, ia baru menerima kabar resminya pada Jum’at (24/3/2017).

Kedua, Ishomuddin didemo di kampung halamannya di Lampung, Jumat (24/3/2017). Aksi demonstrasi diikuti sejumlah ormas Islam di Lampung yang mengecam kehadirannya sebagai saksi meringankan Ahok.

Dalam aksi itu, massa melakukan long march dari Masjid Taqwa menuju Tugu Adipura. Selain mengecam, massa juga menuntut Ishomuddin dipecat sebagai dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Intan Lampung. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






20 komentar:

  1. Alhamdulillah. Islam akan terus tinggi. Yang menghinanya akan hina.

    BalasHapus
  2. Makanya jangan jadi bala tentara iblizzz...azap bencana nya udah di srdiakan olh allah ini janji allah pasti terbukti...di dalam hadts nabi muhammad ahir zaman ustad dan kiayi ulamak semakin banyak yg kebanyakan nya sebagai tentara iblizzz... Umpama buih di lautan

    BalasHapus
  3. Saya seorang yang beragama Islam, sependapat dengan pak AI, semua harus dilihat dari niatnya, untuk membuktikan sebuah niat tidak cukup hanya dengan melihat video dan katanya² orang² yang dari awal memang sudah ada rasa benci dan tidak suka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Niat adalah urusanmu dengan Tuhanmu, tapi apa yg kamu lakukan mencerminkan niatmu dan berdampak secara sosial ...
      Niat TDK bisa diulang dalam persidangan Krn bila telah berubah warna pun TDK bisa dibuktikan.
      Apakah utk meyakini Qs Al Maidah 51 harus tanya Alloh niatnya apa?
      Lalu apa niat anda sekarang? ANONIM...

      Hapus
  4. Miris banget smalam lihat seorang terdakwa penista agama joget2 di indosiar.....

    BalasHapus
    Balasan
    1. halah ribut amat gak usah dipilih kan beres

      Hapus
  5. Yg ngaku islam dan bela islam sudah menunaikan kewajiban dan sunnah Rosul belum???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yg bertanya begitu biasanya dia sendiri yg tdk menunaikan kewajibannya sebagai umat Islam.

      Hapus
  6. Apa maksudnya pertanyaan mas arief setiawan? Yang ngaku islam atau bela islam sudah menunaikan kewajiban dan sunnah Rosul belum???.Memang apa indikator kita telah menunaikan kewajiban dan Sunnah Rosul??Terus apakah mengaku Islam dan bela Islam mesti tunai dulu kewajiban dan Sunnah Rosulnya.Prosesnya harus urut atau gmn mas arief??sudi kiranya mas arief berbagi ilmu??

    BalasHapus
  7. Manusia-manusia terbagi ke dalam beberapa golongan yang disebut sebagai agama. Walaupun pada dasarnya setiap agama mengajarkan kebaikan dan disampaikan melalui utusan-Nya, yang berarti pada hakikatnya adalah sama. Tetapi yang berkembang adalah setiap golongan merasa lebih baik, lebih sempurna dibandingkan golongan lainnya, yang terjadi kemudian adalah saling berbangga, saling menghujat dan saling mencaci secara langsung ataupun tidak langsung dan membuat kekurangan golongan lainnya menjadi muncul kepermukaan. Mereka tidak mengetahui bahwa ternyata tujuan setiap agama itu pada hakikatnya adalah hendak mencapai tujuan yang sama, yaitu bagaimana mendapat kemuliaan dalam kehidupan di akhirat kelak. Mereka tidak bisa dipersalahkan sepenuhnya, dikarenakan para pemuka dari setiap golongan-golongan itu memberikan doktrin dan mengkondisikan pikiran mereka seperti itu. Ajaran yang membawa kebaikan dan kasih sayang kepada sesama seperti terlupakan. Mengapa bisa terjadi hal demikian? Sangat disayangkan tetapi begitulah faktanya. Hal ini dikarenakan sebagian besar mereka yang dianggap memiliki pengetahuan lebih dan dihormati sebagai pemuka dari suatu golongan, tetapi sesungguhnya pengetahuan mereka bukanlah mengarah kepada pengetahuan yang sejati, karena diliputi oleh kebanggaan diri sehingga seperti terlupakan, bahwa sebenarnya mereka yang dianggap lebih tinggi memiliki keterbatasan pengetahuan dan bahkan ada yang tidak memiliki pengetahuan yang pantas. Dapat dibayangkan apa jadinya bila seseorang yang berpura- pura mengetahui sesuatu padahal kenyataannya adalah kosong, membimbing manusia lainnya untuk dibawa kesuatu jalan atau perjalanan yang tanpa tujuan pasti. Mereka akan berputar-putar tanpa tahu arah yang harus dituju. Mereka sibuk membenahi diri dan mencari sesuatu yang sesungguhnya tidak mereka ketahui harus mencari apa. Dapat dipastikan apa yang terjadi kepada mereka yang dibimbing, bukannya berhasil dengan selamat dan mencapai tujuan akhir malah sebaliknya, bertindak tanpa suatu panduan yang benar, berjalan tanpa arah dan akhirnya sebelum mencapai tujuan akhir mereka ada yang tersesat, karena begitu banyaknya jalan yang berliku dan sebagian lagi menghabiskan umurnya untuk mencari sesuatu yang mereka sendiri tidak tahu. Itulah kenyataan yang berlaku hingga saat ini di dalam perjalanan hidup manusia pada umumnya.

    Selengkapnya : http://m.kompasiana.com/pengetahuankebenaranbertuhan/surga-tempat-becahaya-di-dalam-alam-keabadian-kisah-nyata-seorang-manusia-yang-telah-mencapainya_58501db90323bd421fdddd30

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panjang x lebar kau ngomong apa??? Panduan umat muslim itu sudah jelas Al Qur'an dan hadits rasul, pikirkan saja agamamu!!!

      Hapus
  8. Padahal kalau kita baca terusan dari Al Maidah 51
    ceritanya persis dengan keadaan sekarang ini

    BalasHapus
  9. hanya Allah SWT Tuhan Yang MahaMengetahui....Takebeer!

    BalasHapus
  10. Mari bergabung segera dengan BO togel terpercaya, menyediakan 5
    pasaran yaitu sebagai berikut:
    Jadwal dan Pools Pasaran:
    ----- Pasaran SYDNEY -----
    (Tutup 13:15, Result 13:50)
    ----- Pasaran JAPAN -----
    (Tutup 15:00, Result 15:30)
    ----- Pasaran SINGAPORE -----
    (Tutup 17:30, Result 17:45)
    ----- Pasaran SOUTH KOREA -----
    (Tutup 20:00, Result 20:45)
    ------Pasaran HONGKONG -----
    (Tutup 21:45, Result 23:00)
    Diskon 4D : 65%
    Diskon 3D : 58%
    Diskon 2D : 29%
    sangat menarik, yakni:
    -Kami informasikan bahwa menu BBFS sekarang sudah tersedia dengan
    maksimal ( 5 digit )
    - NEW MEMBER BONUS DEPOSIT Rp 20.000 (untuk member baru yang melakukan
    deposit pertama sebesar Rp 100.000)
    - BONUS REFERRAL 1% (seumur hidup)
    Minimal deposit dan withdraw sebesar Rp.25.000
    Mari gabung segera, berapapun hasil kemenangan yang anda peroleh
    pasti akan dibayar, silakan dibuktikan sendiri.
    Untuk pendaftaran silakan klik : www.suster4d.com/daftar

    BalasHapus
    Balasan
    1. mbak tiket neraka kehormatan ada? saya pesen 2 satu buat ahok satu buat mbak, kami bayar cash..

      Hapus
  11. PPP kafir ideologi

    BalasHapus
  12. keringat, darah dan airmata untuk membela aqidah telah dikotori oleh kepentingan sesaat.ya Alloh sadarkan mereka yg telah menggadaikan aqidahnya.

    BalasHapus