Recent Posts

Jawab Tuduhan Rekayasa Bersyahadat, Ini yang Dilakukan Dr Zakir Naik di Bekasi

4.10.2017
Dr Zakir Naik di Bekasi
Dr Zakir Naik di Bekasi (Youtube)




Ada pihak yang tidak suka dengan banyaknya orang berbondong-bondong mengucapkan syahadat setelah diskusi dengan Dr Zakir Naik. Hal itu terlihat dari munculnya tuduhan bahwa yang bersyahadat adalah rekayasa.

Dalam tuduhan yang tersebar di media sosial, dituduhkan bahwa mereka yang bersyahadat adalah orang-orang yang dibawa Dr Zakir Naik sendiri. Dalam tuduhan yang lain, dituduhkan mereka yang bersyahadat adalah orang-orang yang dibayar.

Dua tuduhan yang berbeda ini saja sebenarnya sudah menunjukkan bahwa tuduhan itu dibuat-buat. Namun, perlu kiranya jika tuduhan itu dijawab.

Tuduhan pertama bahwa mereka yang bersyahadat adalah orang-orang yang dibawa Zakir Naik adalah tuduhan yang sangat mengada-ada. Mengapa? Sebab mereka yang masuk Islam di acara Dr Zakir Naik mayoritas adalah warga Indonesia. Terlihat dari wajahnya, juga dari bahasanya. Bahkan ketika mereka menggunakan bahasa Inggris sekalipun, gaya dan logat berbicaranya masih kentara sebagai orang Indonesia. Memang ada bule yang bertanya, namun hanya satu atau dua dalam setiap ceramah Dr Zakir Naik dan itu pun tidak semuanya masuk Islam.






Tuduhan kedua bahwa mereka yang bersyahadat adalah orang-orang yang dibayar. Inilah yang coba dijawab Dr Zakir Naik di Stadion Patriot, Sabtu (8/4/2017) malam. Beberapa orang yang akan bersyahadat ditanya oleh Dr Zakir Naik: “Apakah ada orang yang membayar Anda?” Pertanyaan itu misalnya kita temui saat Dr Zakir Naik hendak menuntun Widya bersyahadat.(Baca:
Inilah Wanita yang Paling Cepat Bersyahadat pada Acara Dr Zakir Naik di Bekasi)

“Apakah Anda ingin masuk Islam karena keinginan sendiri?” dan pertanyaan sejenisnya juga sering ditanyakan Dr Zakir Naik kepada non muslim yang akan bersyahadat.

Selain itu, Dr Zakir Naik juga tidak sembarangan menawarkan syahadat kepada non muslim yang bertanya kepadanya. Bahkan meskipun orang itu sudah mengatakan yakin bahwa hanya ada satu Tuhan dan Muhammad adalah utusan Tuhan. Jika melihat keraguan pada orang itu, Dr Zakir Naik tidak mengajaknya bersyahadat. Hal seperti itu bisa dilihat saat Lia bertanya kepada Dr Zakir Naik. (Baca: Alasan Dr Zakir Naik Belum Mengajak Wanita Konghucu Ini Bersyahadat)

Mereka yang bersyahadat juga terlihat jelas wajahnya. Sehingga siapapun yang mengenal mereka bisa memastikan identitasnya. Dan sampai saat ini tidak satu pun informasi yang muncul dari tetangga atau orang-orang terdekat mereka yang menyatakan bahwa mereka adalah rekayasa. Tuduhan rekayasa hanya muncul dari akun-akun yang tidak bertanggungjawab.

Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/Tarbiyah.net]







4 komentar:

  1. Itulah bani sarbet,hobinya membual dan makan bangkai...

    BalasHapus
  2. yohanes 16:13 sangat jelas mengatakan tetapi apabila Ia datang,yaitu Roh kebenaran..yg dimaksud Ia seterusnya adalah Roh kebenaran yg merupakan Roh Kudus yaitu roh yg berasal dari Allah yg slalu membimbing manusia ke dalam jalan yg benar, Ia yg dimaksud bukan Nabi Muhammad, DAN Yesus mrngatakan bahwa dirinya Tuhan jelas terdapat dalam kitab Yohanes 13:13 harap dibaca dengan baik,tq dr zakir harap baca itu ya dan tepati perkataanmu

    BalasHapus
    Balasan
    1. adam...lol...jangan baru beajar langsung kutip...zakir naik udah berpengalaman dalam ilmu theologi mungki melebihi umur anda ...nggak hanya kristen hindu dan budha di pelajarai...sebaiknya tonton juga video zakir naik yang dulu dulu

      Hapus
  3. Sebetulnya semua berdasarkan keyakinan masing-masing,setiap manudia berkeyakinan pemahaman agama masing-MASING BENAR,jd kesimpulannya jika menelaah perkataan dokter zakir akan mempermudah memecah belahkan kesatuan masyarakat di negara yg dihadirinya,karena ajan menimbulkan pro dan kontra,jd lebih baik kita tetap memegang teguh semboyan BHINEKA TUNGGAL IKA berbeda-beda tetapi tetap satu.Tidak perlu menjadi org Arab jika anda ingin memeluk agama islam,Tidak perlu menjadi orang Yahudi,jika anda ingin memeluk agama kriaten,Tidak perlu nenjadi orang India jika anda ingin memeluj agama Hindu dst.Meski berbeda beda kita tetap satu.Jangan mau negara indonesia diadu domba untuk perpecahan dengan cara apapun

    BalasHapus