Recent Posts

Afi Nihaya Paradisa: Indonesia Nyaris Tercerai Berai karena Meributkan (Agama) Warisan

6.02.2017
Afi Nihaya Faradisa
Afi Nihaya Faradisa alias Asa Firda Inayah (KompasTV)




Afi Nihaya Faradisa yang memiliki nama asli Asa Firda Inayah mengatakan Indonesia nyaris tercerai berai. Bahkan, ia mencontohkan, lingkungan terdekatnya di Banyuwangi menjadi sangat panas saat Pilkada DKI padahal mereka tidak memiliki KTP Jakarta.

“Latar belakang saya menulis ‘Warisan’ ini karena saya mengamati lingkungan sekitar saya. Yang nyaris tercerai berai, yang suasananya panas, di media sosial atau dunia nyata, karena isu sara,” kata Afi kepada Rosi di Kompas TV, Selasa (30/5/2017) lalu.

“O, begitu. Di Banyuwangi?”

“Di lingkungan terdekat saya, di Banyuwangi.”

Ketika diminta menjelaskan seperti apa panasnya, Afi mencontohkan, imbasnya sampai ke pertemanan.

“Tapi, tepatnya mengapa kok panas saya tidak tahu. Mungkin karena Pilkada belakangan ini,” simpul Afi.






Lebih jauh ia menjelaskan, efek Pilkada DKI menjalar hingga ke Banyuwangi padahal KTP mereka bukan KTP DKI Jakarta.

Afi Nihaya Faradisa dan "Warisan"


Sebelumnya, dalam tulisan berjudul ‘Warisan’, Afi menyimpulkan bahwa agama adalah warisan.

“Saya tidak bisa memilih dari mana saya akan lahir dan di mana saya akan tinggal setelah dilahirkan.
Kewarganegaraan saya warisan, nama saya warisan, dan agama saya juga warisan,” tulisnya.

Dan warisan itu, menurut Afi, nyaris mencerai beraikan negara ini.

“Suatu hari di masa depan, kita akan menceritakan pada anak cucu kita betapa negara ini nyaris tercerai-berai bukan karena bom, senjata, peluru, atau rudal, tapi karena orang-orangnya saling mengunggulkan bahkan meributkan warisan masing-masing di media sosial,” imbuhnya. [Ibnu K/Tarbiyah.net]






3 komentar:

  1. Afi ini menulis tapi tidak berdasarkan ilmu. Ia hanya memandang dari sisi yang satu, sedangkan dari sisi lainnya tidak. Tanpa ia sadari, ia seorang muslim yang meragukan kepercayaannya sendiri. Padahal sudah kita ketahui, agama bukanlah warisan. Agama adalah keyakinan diri kita.
    Afi sepertinya harus banyak membaca Al-Qur'an.

    BalasHapus
  2. Afi sebaiknya banyak berteman dan menuntut ilmu kepada orang orang saleh, semoga mendapat hidayah dan menjadi muslim yang sejati, menjadi muslim yang sadar bahwa agamanya benar, sesuai alquran. Banyakin tilawah alquran ya

    BalasHapus
  3. Setiap orang (manusia) telah menjadi Muslim sejak dilahirkan, hanya orang yang menggunakan akalnya dengan arif dan benarlah yang akan menjadi Muslim Sejati hingga akhir hayatnya, cobaan diberikan kepada siapapun dimana dan dengan siapa ia dilahirkan, penggunaan 'akal' sesuai dengan sifat aslinya akal akan meluruskan kehidupan dimanapun ia berada, ibarat orang tidak akan bisa menolak kalau 5 ditambah 5 sama dengan 10. Hanya orang-orang yang malas dan terpengaruh dengan indahnya kehidupan dunia inilah yang akan tersesat. Wallahu a'lam.

    BalasHapus