Recent Posts

Tulisan Indadari Ini Perlu Dibaca Semua Orang yang Peduli dengan Hijrah Caisar

8.05.2017
Indadari dan Caisar
Indadari dan Caisar (pojoksatu)




Tampilnya Caisar di acara Pesbukers membuat kaget banyak orang. Sejumlah informasi mengenai latar belakang mengapa Caisar tampil lagi beredar di media sosial; mulai terpaksa hingga “dijebak” dengan penalti dua kali jika menolak berjoget.

Untuk Anda yang peduli dengan hijrahnya Caisar, ini tulisan Indadari istri Caisar yang perlu untuk direnungkan:

Memberi udzur kepada saudara yang bersalah ...

Ibnu Hibbaan rahimahullah berkata :
"Memberi udzur (kepada orang lain) menghilangkan kegelisahan, melenyapkan kesedihan, menolak kedengkian, menyirnakan penghalang dari saudara...

Seandainya sikap memberi udzur kepada saudara (yang bersalah) hanya memiliki satu keutamaan yang terpuji yaitu menghilangkan sikap ujub dari jiwa seketika itu juga, maka wajjb bagi orang yang berakal untuk tidak meninggalkan sikap memberi udzur kepada saudara pada setiap kekeliruan...
(Roudhotul 'Uqolaa' hal 186)

Orang yang suka memberi udzur apalagi memaafkan saudaranya yang bersalah maka akan mensucikan jiwanya dan membahagiakan hatinya.







Adapun jika tidak suka memberi udzur apalagi suka mencari cari kesalahan dan suka mendendam maka hanya menyiksa hati dan menjadikannya ujub.


Tulisan itu diposting Indadari pada Jumat (4/8/2017) kemarin di akun Instagram pribadinya @indadari. Ribuan pengguna Instagram memberikan like untuk posting tersebut. Banyak pula komentar yang mendukung dan menguatkan Indadari.

Memberi udzur kepada saudara yang bersalah ... Ibnu Hibbaan rahimahullah berkata : "Memberi udzur (kepada orang lain) menghilangkan kegelisahan, melenyapkan kesedihan, menolak kedengkian, menyirnakan penghalang dari saudara... Seandainya sikap memberi udzur kepada saudara (yang bersalah) hanya memiliki satu keutamaan yang terpuji yaitu menghilangkan sikap ujub dari jiwa seketika itu juga, maka wajjb bagi orang yang berakal untuk tidak meninggalkan sikap memberi udzur kepada saudara pada setiap kekeliruan... (Roudhotul 'Uqolaa' hal 186) Orang yang suka memberi udzur apalagi memaafkan saudaranya yang bersalah maka akan mensucikan jiwanya dan membahagiakan hatinya. Adapun jika tidak suka memberi udzur apalagi suka mencari cari kesalahan dan suka mendendam maka hanya menyiksa hati dan menjadikannya ujub.
A post shared by indadari (@indadari) on







1 komentar: