Recent Posts

3 Doa yang Harus Dihafal di Bulan Ramadhan

5.17.2018
doa di bulan Ramadhan
ilustrasi berdoa (Pinterest)




Mengapa harus dihafal? Karena doa-doa ini sangat penting dan sunnah dipanjatkan setiap hari selama bulan Ramadhan. Kalau setiap hari harus membuka catatan, jadinya tidak efektif.

Do Buka Puasa


Dibaca setelah buka puasa. Sebelum minum air atau makan takjil, cukup membaca basmalah. Selesai berbuka, membaca doa buka puasa.

Bagaimana doanya? Ada tiga pilihan.

Satu:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

(Dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insyaa-aLlah)

Artinya: “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala akan tetap insya Allah”

Ini doa paling shahih. Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Daruquthni, dihasankan Syaikh Nasiruddin Al-Albani dalam Irwaul Ghalil, Misykatul Mashabih dan Shahih Abi Dawud. Ditegaskan keshahihannya oleh Sayyid Sabiq dan Syaikh Yusuf Qardhawi.

Dua:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

(Allohumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthortu)

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka”

Doa ini diriwayatkan oleh Abu Dawud, dinilai hasan oleh Syaikh Nasiruddin Al-Albani dalam Misykatul Mashabih, namun didhaifkannya dalam Shahih wa Dhaif Al Jami’u Ash Shaghir dan kitab-kitab lainnya.

Tiga:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَ بِكَ آمَنْتُ ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى يَا وَاسِعَ الْفَضْلِ اغْفِرْلِىيْ اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَعَانَنِيْ فَصُمْتُ وَرَزَقَنِيْ فَأَفْطَرْتُ

(Allohumma innii laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthortu wa ‘alaika tawakkaltu wa bika aamantu, dzahabadh dhoma-u wabtalatil uruq wa tsabatal ajru insyaa-aLlahu ta’ala. Yaa waa si-al fadhli ighfirlii, alhamdulillaahil ladzii a’aananii fashumtu wa rozaqonii fa-afthortu)

“Ya Allah, sesungguhnya aku berpuasa karena-Mu dan aku berbuka dengan rezeki-Mu. Kepada-Mu aku bertawakal dan kepada-Mu aku beriman. Dahaga telah lenyap, urat-urat telah basah dan pahala telah pasti didapatkan, insya Allah. Wahai Tuhan yang luas karunia-Nya, ampunilah dosaku. Segala puji bagi Allah yang telah membantuku sehingga ku dapat berpuasa dan memberiku rezeki sehingga aku dapat berbuka.”

Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adillatuhu menyebutnya sebagai doa buka puasa yang ma’tsur.

Selengkapnya bisa dibaca: Doa Buka Puasa

Doa Sholat Witir




Sholat witir umumnya di masyarakat kita dikerjakan berjamaah setelah shalat tarawih. Setelah sholat witir disunnahkan membaca tiga kali:

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

(Subhaanal malikil quddus)

Artinya: Maha Suci Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan

Dzikir tersebut sebagaimana diriwayatkan dalam hadits shahih riwayat Abu Daud dan An Nasa’i.

Untuk doa lanjutan yang lebih panjang bisa dibaca: Sholat Witir

Doa Sahur


Bagaimana doa makan sahur? Cukup singkat yakni:

بِسْمِ اللَّهِ

Bismillah

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah”

Bagi yang berpendapat niat puasa perlu dilafadzkan, bisa dibaca lafadz niatnya di: Doa Sahur
http://bersamadakwah.net/doa-sahur/






Tidak ada komentar:

Posting Komentar