Recent Posts

Heboh! Beredar Video Bupati Kuningan Melaknat Kades yang Tak Pilih Jokowi

17 Feb 2019
Bupati Kuningan laknat kades yang tak pilih Jokowi

Video Bupati Kuningan Acep Purnama menghebohkan media sosial. Pasalnya, dalam video itu, ia melaknat kepala desa dan perangkat desa yang tidak memilih Jokowi.






Sejumlah pengguna Twitter mengunggah video tersebut. Salah satunya adalah @laskar_minang.

Dalam video berdurasi 38 detik itu, Acep Purnama menyebut Jokowi nyawer ke desa-desa shingga desa bisa dibangun. Acep kemudian melaknat kepala desa dan perangkat desa yang tak memilih Jokowi.

"Jokowi nyawer ke desa-desa, sehingga desa bisa dibangun, kepala desa bisa diangkat harkat, martabat, dan derajatnya karena berhasil memimpin di desanya. Makanya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desanya, kalau ada yang tidak mendukung Jokowi berarti laknat," kata Acep dalam video tersebut.

Hingga berita ini ditulis, video tersebut ditelah ditonton 10 ribu lebih penayangan. Diretwit 658 kali dan difavoritkan 737 pengguna Twitter.





187 komentar telah meramaikan twit tersebut. Umumnya menilai pernyataan Acep hoax atau pembohongan publik. Mereka beralasan, dana desa bukanlah dana Jokowi melainkan dana APBN.



Komisioner Bawaslu Kuningan Abdul Jalil Hermawan membenarkan adanya kejadian itu. Jalil mengatakan potongan video Acep tersebut diambil pada saat acara deklarasi Tim Akar Tumput-Kabupaten Kuningan mendukung Jokowi-Ma-ruf Amin di Hotel Purnama Kabupaten Kuningan, Jawa Barat pada Sabtu (16/2/2019) kemarin.

"Iya itu benar Pak Acep Bupati Kuningan. Kejadiannya itu kemarin. Kita dapat surat pemberitahuan acara itu, tapi dalam suratnya itu tak dicantumkan siapa saja yang hadir," kata Jalil, Ahad (17/2/2019), seperti dikutip Detik. [Ibnu K/Tarbiyah]







1 komentar:

  1. Bupati Kuningan tsb. Pasti dlm kondisi:
    - Panik, khawatir, gelisah, jika Paslon No.01 kalah.
    - Krn scr subjektif dia jabatan karirnya tergantung kpd pimpinannya baik tkt prov, dan atau tkt Nasional/pusat.
    - Shg oknum Bupati kuningan tsb scr sadar memggiring masyaraknya hrs memilih Paslon 01, pdhl dia adlh pejabat negara / Bupati yg hrs netral, dan memberikan contoh demokrasi yg baik.
    - Mgkn oknum bupati kuningan tsb ada motiv tertentu, shd dgn NEKAD menyebut kata LAKNAT. (NAUDZUBILAH).
    - Mgkn oknum bupati kuningan tsb. Lupa sbg seorg MUSLIM,dan ayau sbg seorg Bupati. Atau memang sengaja SENGAJA krn AROGANSI.

    BalasHapus