Recent Posts

Jawaban UAS Ketika Didekati Ketum PPP Agar Netral

3.04.2019
Romy - UAS
ilustrasi






Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy membenarkan bahwa dirinya saat ini tengah berupaya mendekati Ustadz Abdul Somad (UAS) agar dai kondang itu ke “tengah.”

Dewan Penasihat Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf itu melobi UAS melalui kader PPP asal Riau, Rusli Effendi.

Kalaupun tidak mendukung Jokowi, Romy meminta UAS tidak menunjukkan keberpihakannya kepada Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 ini.

Lalu apa jawaban UAS usai didekati dan dilobi? Romy mengatakan untuk kepastiannya silakan bertanya kepada UAS langsung.





“Kalau itu, pastinya silakan ditanyakan ke UAS saja,” kata Rommy, Ahad, (3/3/2019), seperti dikutip Tempo.

Sebelumnya, Romy mengaku dirinya telah mengajak Aa Gym ke “tengah.” Hasilnya, menurut Romy, Aa Gym sekarang lebih netral.

“Saya lihat postingan Aa Gym sudah tidak berbicara soal pasangan nomor urut 01 atau 02 lagi,” tandasnya.

UAS dan Aa Gym masuk dalam daftar tokoh agama yang imbauannya paling didengar oleh pemilih menurut survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA. UAS menempati peringkat teratas dengan tingkat elektoral 30,2 persen.

"Elektoral yang tercatat mendengarkan ujaran-ujaran Abdul Somad mencapai 30,2 persen," kata Peneliti LSI Denny JA, Ikrama M, dalam konferensi pers pada 14 Oktober 2018 lalu. [Ibnu K/Tarbiyah]







12 komentar:

  1. Balasan
    1. Ro...Ro....gaya elo kaya iblis dalam menggoda manusia

      Hapus
  2. UAS Insya Allah menolak netral, kenapa ente nggak dekatin UYM suruh die netral juga......

    BalasHapus
  3. Kenapa UYM dan TGB gak disuruh netral ? Yang ASN juga? Kok seenaknya sendiri

    BalasHapus
  4. positif thinking aja min, klo menyuruh netral kelihatan bgt klo kubu mrk sedang panik. mungkin dia lg menawarkan jasa ralat metalat doa atau tausiah kali jadi menemui Aa gym dan UAS. krn stelah ini diakan off job ��

    BalasHapus
  5. Aku jijik melihat kelakuan mu Romi... aku jijik...

    BalasHapus
  6. Akal sehat diajak dungu pasti ogah

    BalasHapus
  7. Kalo ulama dukung jkw boleh, dukung padi ngk boleh,.... Segitunya seorang pemimpin partai, otak udang bin dungukuadrat, memilih dan dipilih itu hak warga negara.... Mikir salam dungukuadrat

    BalasHapus
  8. Pengajian ya dihadang terus...tp minta dukungan

    BalasHapus
  9. apa cuma aku yang merasa tidak menemukan jawaban dari UAS di artikel ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kan suruh nanya sendiri...
      Mimin nya males nanya ke UAS

      Hapus