Recent Posts

Hina Jokowi, Bule Jerman Ditangkap Polisi

28 Mei 2019
Jerry D Gray
Jerry D Gray (Youtube)

Polisi menangkap seorang pria kelahiran Jerman yang diduga menyebarkan ujaran kebencian melalui Youtube. Dalam video berdurasi 1 menit 17 detik, Jerry D Gray meminta Presiden Joko Widodo untuk mundur dari jabatannya.






Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan adanya penangkapan tersebut.

"Iya sudah ditangkap sedang dibawa ke Polres Metro Jakarta Barat," kata Argo, Selasa (28/5/2019), seperti dikutip Viva.

Namun Argo belum bisa merinci kronologis penangkapan. Ia masih menunggu informasi dari penyidik.

Dalam video yang dipersoalkan tersebut, Jerry diwawancara seseorang terkait kondisi Indonesia kekinian.

“Assalamualaikum Pak Jerry.”

“Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.”





“Alhamdulillah kita sudah melihat kondisi Indonesia saat ini bagaimana menurut Pak Jerry kondisi Indonesia saat ini?"

“Memang kondisi Indonesia saat ini sangat parah, terlalu banyak kecurangan sama rezim yang ada sekarang. Sudah jelas ada instruksi komunis dan lain-lain masuk ke Indonesia untuk mengambil negara ini untuk dia sendiri,” jawab Jerry.

“Rakyat Indonesia bukan Muslim saja, kita semua harus bersatu, harus maju sampai negara ini kembali jujur lagi, sampai nama Presiden Republik Indonesia nama Prabowo bukan nama yang sekarang, yang sekarang sudah jujur tidak benar dia harus mundur dan juga harus kena hukum dia tidak ikut konstitusi Indonesia. Dia harus turun cepat jangan sampai Oktober terlalu lambat,” lanjut Jerry.

“Terima kasih pak. Assalamualaikum,” kata penanya.

“Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh" jawab Jerry mengakhiri.

Dilansir Islam Pos, Jerry D Gray adalah seorang penulis sejumlah buku laris. Ia mantan tentara AS yang telah menjadi mualaf, menikah dengan orang Indonesia dan menetap di Jakarta.

Jerry pernah tampil di sebuah televisi swasta bersama Ust. Yusuf Mansyur dan sekarang menjadi seseorang yang mempraktikkan thibbun Nabawi. [Ibnu K/Tarbiyah]







Tidak ada komentar:

Posting Komentar