Recent Posts

Polisi: Wanita yang Bawa Anjingnya Masuk Masjid Punya Riwayat Sakit Jiwa

1 Jul 2019
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo
Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (Detik)

Polisi menyatakan bahwa SM, wanita yang membawa anjingnya masuk ke Masjid Al Munawaroh, memiliki riwayat sakit jiwa. Hal itu disampaikan setelah SM diamankan dan kini sedang menjalani proses kejiwaan di RS Polri.






Terkait jenis sakit jiwanya stadium berapa, Karopenmas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyebut bahwa nantinya akan disampaikan oleh dokter ahli.

"Jenis sakit jiwa stadium berapa nanti dokter ahli yang sampaikan. Tapi memang sudah ada riwayat. Tapi nanti dirawat dulu gimana. Sembuh apa enggak nanti akan disampaikan ahlinya," kata Dedi di Mabes Polri, Senin (1/7/2019), seperti dikutip Detik.

Pernyataan itu dilontarkan Dedi saat SM sedang menjalani pemeriksaaan. Nantinya, setelah pemeriksaan selesai, dokter ahli akan menyampaikan secara detail.

"Nanti dari hasil pemeriksaan akan disampaikan ke media bahwa yang bersangkutan mengalami depresi jenisnya apa, kan ada jenisnya apa," terang Dedi.





"Dan yang bersangkutan juga memiliki riwayat pernah dirawat di rumah sakit jiwa tahun berapa nanti disampaikan semuanya secara lengkap, termasuk proses penanganan kasus ini," lanjutnya.

Kasus SM mencuat ke media setelah videonya viral. Pada Ahad (30/6/2019) kemarin, SM datang ke Masjid Al Munawaroh di Sentul sambil membawa anjing. Ia marah-marah kepada warga yang berada di dalam masjid dan menuduh mereka menyembunyikan suaminya. Ia mengatakan suaminya melangsungkan pernikahan di masjid tersebut. Padahal saat itu tidak ada pernikahan yang berlangsung di masjid tersebut.

Terkait hebohnya kasus tersebut, sejumlah organisasi muslim meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing provokasi.

Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Yusnar Yusuf mengingatkan umat Islam agar tetap tenang dan menyerahkan kasusnya kepada polisi.

"Sebagai Ketua Bidang Kerukunan Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia, saya mengimbau semua umat Islam jangan emosional," kata KH Yusnar, Senin (1/7/2019), seperti dikutip Republika. [Ibnu K/Tarbiyah]







1 komentar: