Recent Posts

Adzan Berkumandang di AS Saat Kematian Akibat Corona Tembus 100.000 Jiwa

27 Mei 2020
new york

Adzan menyayat hati berkumandang di Amerika Serikat (AS) saat kematian akibat virus corona di negeri itu tembus 100.000 jiwa. Berbeda dengan adzan biasanya, adzan kali ini dikumandangkan langsung oleh Imam Shamsi Ali dari luar masjid dengan pengeras suara yang terdengar hingga 5 blok.






“Pada hari Senin kemarin, kami para Pimpinan agama di kota New York melakukan pertemuan secara virtual untuk menyikapi jumlah kematian karena Corona yang hampir memasuki angka 100,000 (seratus ribu). Dan pagi ini telah menembus angka 100,000 lebih,” kata Imam Shamsi Ali melalui akun Facebook pribadinya, Selasa (26/5/2020) waktu setempat.

Pertemuan itu menyepakati agar pada Selasa 26 Mei, pada jam 1 siang, hendaknya dilakukan pemanggilan kepada peribadatan.

“Untuk itu pada Selasa siang tadi, 1:15 siang bersamaan dengan masuknya waktu sholat Zhuhur di kota New York, saya secara khusus mengumandangkan azan di luar masjid dengan pengeras suara yang dapat didengar hingga 4-5 blok,” lanjutnya.

Kumandang adzan itu, kata Imam Shamsi Ali, merupakan panggilan hati untuk tawadhu kepada Allah serta bentuk harapan dan doa.

“Harapan kita tentunya semoga panggilan azan ini dimaknai sebagai panggilan hati untuk lebih tawadhu kepada Pencipta langit dan bumi. Sekaligus mengingatkan manusia bahwa dalam kelemahan dan keterbatasan mereka, Allah Yang Maha Kuat dan tiada batas selalu berada di atas sana untuk menolong hamba-hambaNya.”

“Dengan panggilan azan ini juga sekaligus sebagai bentuk harapan dan doa kiranya Dia yang menguasai alam semesta, Yang di TanganNya terletak segala kekuasaan kiranya mengangkat segera wabah yang menimpa dunia kita dan telah mengorbankan begitu banyak manusia.”

Kumandang azan itu juga disiarkan secara langsung (live) oleh Islamic TV USA dan FB live secara serentak.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar